Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Sebelum Memasuki Masa Pensiun, Personel Polda Sulawesi Tenggara Dibekali & Dilatih Keterampilan UMKM

Sejumlah personel Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara memperoleh pembekalan dan pelatihan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Sejumlah personel Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) memperoleh pembekalan dan pelatihan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun, Selasa (28/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah personel Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) memperoleh pembekalan dan pelatihan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun.

Kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan diikuti sejumlah personel yang memasuki masa pensiun pada tahun 2021 ini digelar di Hotel Zahra Kendari, Selasa (28/9/2021).

Sekiranya, 50 personel Polda Sultra ini menerima pembekalan dan pelatihan keterampilan berkaitan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Personel Bid Humas Polda Sultra Brigadir Aribowo Sugianto mengatakan kegiatan ini merupakan program tahunan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sultra.

Untuk mempersiapkan personel kepolisian se-Sultra yang akan memasuki masa pensiun sekiranya dua tahun ke depan.

Baca juga: HIPMI Sebut PPKM Mikro Batasi Pelaku Usaha, saat Peran UMKM untuk Pemulihan Ekonomi Sultra Digenjot

Sehingga, ketika para personel ini pensiun, diharapkan bisa memiliki usaha dan tetap produktif berkreasi, beraktivitas, serta tidak vakum.

"Seperti temanya, masa pensiun yang produktif dan bahagia," kata Brigadir Aribowo Sugianto.

Brigadir Aribowo Sugianto mengatakan pelatihan kali ini menghadirkan dua pemateri yakni dari pengusaha UMKM serta pihak kepolisian.

"Kami mewakili Polda Sultra. Kebetulan kami pengusaha hidroponik di Kota Kendari, dimintai oleh Biro SDM untuk memberikan pengajaran mengenai bertani menggunakan hidroponik," jelasnya.

Personel Direktur Reserse Kriminalisasi Umum Polda Sultra (Ditreskrimum) Brigadir Lilik Handayani menambahkan, diharapkan melalui kegiatan ini setidaknya ada pasif income bagi para pensiunan.

"Jadi tidak terlalu berharap kepada gaji pensiun karena berbeda dengan jumlah gaji yang diterima saat masih aktif," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved