Breaking News:

Berita Bombana

KPU Kabupaten Bombana Catat Jumlah Pemilih Bertambah 184 Orang per September 2021

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Bombana mencatat jumlah pemilih bertambah sebanyak 184 orang pada September 2021.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Bombana mencatat jumlah pemilih bertambah sebanyak 184 orang pada September 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BOMBANA - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Bombana mencatat jumlah pemilih bertambah sebanyak 184 orang pada September 2021.

Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang dilakukan KPU Kabupaten Bombana, Selasa (28/9/2021).

Dipimpin langsung Ketua KPU Kabupaten Bombana, Aminnudin, rapat tersebut dihadiri Komisioner Abdi Mahatma Rioddha, Soeherman, Kasjumriati Kadir, Muh Safril dan Sekretaris KPU, Andi Agusaling.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, tercatat jumlah pemilih laki-laki bertambah sebanyak 100 orang. Sementara pemilih perempuan bertambah 84 orang selama periode September 2021.

Ketua KPU Bombana, Aminnudin, meminta masyarakat bisa memberikan tanggapan tentang pemutakhiran data pemilih, baik melalui online atau secara langsung.

Baca juga: KPU Kabupaten Bombana Sebut Ada 118 Pemilih Baru yang Terdata Selama Agustus 2021

Sementara itu, Koodinator Divisi Program dan Data, Muhammad Safril memberikan gambaran dan progres terhadap data pemilih berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, KPU Kabupaten Bombana menetapkan jumlah pemilih di Kabupaten Bombana periode September 2021 sebanyak 103.502.

Yakni, terdiri dari laki-laki sebanyak 51.535 pemilih dan perempuan sejumlah 51.967 orang. Jumlah tersebut tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Bombana.

"Jumlah pemilih periode September 2021 lebih banyak dari bulan sebelumnya yakni 103.322," kata Safril.

Selain itu, ada empat data pemilih yang tak memenuhi syarat karena sudah meninggal dunia. Data jumlah pemilih tak memenuhi syarat itu kemudian dipertanyakan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Bombana.

Baca juga: Sekretaris KPU Konawe Resmi Dijabat Noorcahyati Ningsih, Dilantik Sekjen KPU RI

Pasalnya, KPU Kabupaten Bombana tak langsung mencoret nama-nama pemilih tersebut yang sudah meninggal atau pindah.

Selain itu, menurut pihak Bawaslu Kabupaten Bombana, pemilih itu sudah memenuhi syarat untuk di-TMS-kan dalam pemuktahiran data.

Namun, kata Safril, dalam menambah atau pengurangan jumlah pemilih harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan yang telah ditentukan melalui surat edaran KPU RI. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved