Breaking News:

BEM SI Sampaikan 5 Poin Tuntuan kepada Presiden Jokowi dan Pimpinan KPK

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan lima poin tuntutan kepada Presiden Joko Widodo dan pimpinan KPK.

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) mulai membubarkan diri di sekitaran Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Senin (27/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan lima poin tuntutan kepada Presiden Joko Widodo dan pimpinan KPK.

Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi demonstrasi di area Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (27/9/2021).

Diberitakan Kompas.com, aksi yang diikuti mahasiswa dari sejumlah wilayah itu berkaitan dengan pemecatan 56 pegawai KPK karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Baca juga: Pegawai KPK yang Gagal TWK Diberhentikan pada 30 September 2021

Ilustrasi gedung KPK
Ilustrasi gedung KPK (Tribunnews.com/Aqodir)

Berikut lima tuntutan mahasiswa dalam aksi di dekat Gedung Merah Putih KPK tersebut.

1. Mendesak Ketua KPK untuk mencabut SK 652 dan SK pimpinan KPK tentang pemberhentian 57 pegawai KPK yang dikeluarkan pada 13 September yang disebabkan oleh TWK yang cacat formil secara substansi mengandung rasialisme, terindikasi pelecehan, dan mengganggu hak privasi dalam beragama.

2. Mendesak Presiden untuk bertanggung jawab dalam kasus upaya pelemahan terhadap KPK dengan mengangkat 56 pegawai KPK menjadi ASN.

3. Menuntut Ketua KPK Firli Bahuri untuk mundur dari jabatannya karena telah gagal menjaga integritas dan marwah KPK dalam pemberantasan korupsi.

4. Mendesak KPK agar menjaga marwah dan semangat pemberantasan korupsi.

5. Menuntut KPK agar segera menyelesaikan permasalahan korupsi, seperti kasus bansos, BLBI, benih lobster, suap Ditjen Pajak, dan kasus suap Harun Masiku.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa BEM SI Desak KPK Pecat Firli Bahuri karena tak Becus

Dalam kesempatan itu, Ketua BEM UNS Solo Zakky Musthofa Zuhad juga menyampaikan kekecewaan terhadap sikap aparat dalam aksi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved