Breaking News:

Berita Kendari

Warga Blokade Jalan Penghubung 4 Kabupaten di Depan SMAN 5 Kendari, Sebut Pemprov Sultra Buta Hati

Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokade Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (25/9/2021) siang.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokade Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (25/9/2021) siang. Aksi blokade jalan satu arah ini dilakukan dengan mendirikan baliho bergambar Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi dan Wakil Gubernur Lukman Abunawas. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokade Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (25/9/2021) siang.

Aksi memblokade jalan satu arah ini dilakukan dengan mendirikan baliho bergambar Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi dan Wakil Gubernur, Lukman Abunawas.

Terlihat juga gambar Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra Burhanuddin diapit Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra.

Di bagian bawah gambar bertuliskan "Dicari!!! Bagi yang mengetahui keberadaan orang dalam gambar ini sampaikan jalan yang menghubungkan empat kabupaten sudah banyak makan korban".

Akibat aksi memblokade jalan penghubung, pengendara terpaksa melawan arus untuk menuju ke arah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca juga: Masyarakat dan Mahasiswa Protes Jalan Rusak, Blokade Akses Konawe Selatan-Kendari, Truk Putar Balik

Jalan ini menghubungkan empat kabupaten di Sultra, terdiri dari Kabupaten Konawe Selatan, Bombana, Muna, dan Konawe.

Sementara, jalan rusak itu terlihat berlubang, dan dipenuhi kubangan air sepanjang 200 meter.

Salah seorang warga Hendra mengatakan, blokade jalan ini bentuk kekecewaan mereka terhadap janji-janji pemerintah yang urung ditunaikan.

"Kami akan terus menutup jalan ini sampai jalan ini diaspal, kami tidak akan membuka blokade kalau hanya janji lagi," kata Hendra di lokasi pemblokiran.

Salah seorang pengguna jalan Ruslan (29) mengatakan, dirinya harus berhati-hati melewati jalan rusak tersebut.

Baca juga: Emak-emak di Muna Protes Jalan Rusak, Hujan Mandi Lumpur, Panas Makan Debu, Kecelakaan Biaya Sendiri

Sebab, ia pernah mengalami kecelakaan di jalan rusak tersebut sehingga dirinya pun mendukung aksi blokade jalan ini.

"Justru bagus warga memblokade jalan, supaya pemerintah melihat bahwa jalan ini sudah meresahkan penggunaan jalan dan membuat susah warga sekitar," kata Ruslan.

Ruslan berharap, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segara mengaspal jalan ini agar bisa dilalui dengan normal. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved