Breaking News:

Berita Baubau

Pemkot Mulai Benahi UMKM Baubau, Gandeng LPPM UHO, Pemasaran & Promosi Jadi Fokus

Pemkot dan dosen yang tergabung sebagai tim peneliti LPPM UHO Kendari telah menelaah masalah yang dihadapi pelaku UMKM Baubau.

Editor: Risno Mawandili
TribunnewsSultra.com
SEMINAR UMKM - Dr Nanik Hindaryatiningsih, Ketua Dharma Wanita Persatuan juga merupakan Istri Sekretaris Daerah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, saat seminar bertajuk 'UMKM Naik Kelas', Kamis (22/09/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai membenahi karya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Pemkot  Baubau sampai menggandeng dosen yang tergabung dalam dosen sekaligus tim peneliti di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Pemkot dan dosen yang tergabung sebagai tim peneliti LPPM UHO Kendari telah menelaah masalah yang dihadapi pelaku UMKM Baubau

Ternyata, persoalan pemasaran dan promosi produk masih menjadi kendala terbesar bagi pelaku UMKM Baubau dalam meningkatkan skala bisnisnya di Indonesia.

Adapun dosen dan tim peneliti LPPM UHO Kendari yang terlibat bersama Pemkot Baubau adalah, Dr Nanik Hindaryatiningsih SE, Dra Erny Harjaty M Hum, Drs Abdullah Igo M Si, Asriyani Mulia Basri SE MM, La Ode Safarudin SPd MPd, dan Harjo Prawiro SE MSi. 

Baca juga: Wakil Rektor III UHO Kendari Sebut Kuliah & Organisasi Penting Bagi Pembentukan Soft Skill Mahasiswa

Pada sesi kali ini, para tim peneliti LPPM UHO Kendari memberikan perhatian dan pemahaman agar UMKM fokus membenahi pemasaran dan produk.

Seorang dosen sekaligus peneliti LPPM UHO Kendari Dr Nanik Hindaryatiningsih SE mengatakan, para pelaku UMKM harus lebih bisa menjaga konsistensi dan kualitas produk,

UMKM BAUBAU - Dr Nanik Hindaryatiningsih (kiri) bersama bersama dua orang dosen dan peneliti LPPM UHO Kendari saat seminar bertajuk 'UMKM Naik Kelas', di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/09/2021).
UMKM BAUBAU - Dr Nanik Hindaryatiningsih (kiri) bersama bersama dua orang dosen dan peneliti LPPM UHO Kendari saat seminar bertajuk 'UMKM Naik Kelas', di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/09/2021). (TribunnewsSultra.com)

Ia menerangkan, biasanya kendala dalam memasarkan produk bersumber masalah manajemen usaha, Sumber Daya Manusia, kualitas produksi, teknik pemasaran, permodalan dan minimnya pengetahuan teknologi.

Kebijakan pemerintah macam PSBB dan sosial distance yang mempengaruhi iklim usaha dan implikasi kebijakan standar produk pasar ASEAN juga disebut ikut andil mempengaruhi berkembangnya UMKM. 

Dr Nanik juga menyoroti kebiasaan pada UMKM yang cenderung berfokus pada proses produksi tetapi minim ini pemasaran dan promosi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved