Breaking News:

OTT Bupati Koltim

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Jalani 12 Jam Pemeriksaan KPK, Kepala BPBD, Ajudan Ikut Diperiksa

Pemeriksaan secara maraton terhadap Bupati Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Merya Nur sudah berlangsung selama 12 jam.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Sejumlah aparat kepolisian bolak-balik di depan gedung pemeriksaan Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur di Ditreskrimsus Polda Sultra, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Bupati Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Merya Nur menjalani pemeriksaan KPK selama 12 jam.

Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK sejak Rabu (22/9/2021) pukul 01.30 Wita.

Pemeriksaan berlangsung di Lantai 2 Gedung Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Sultra.

Diketahui, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT oleh KPK di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Selasa (21/9/2021) sekira pukul 21.30 Wita.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamakan enam orang dalam operasi senyap kali ini.

Baca juga: 6 Fakta Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur di OTT KPK, Baru Menjabat 3 Bulan & Kekayaan Rp478 Juta

Mereka di antaranya Kepala BPBD Kolaka Timur Ansarullah, ajudan pribadi, dan sejumlah staf khusus bupati yang baru menjabat tiga bulan itu.

Hingga Rabu 22 September 2021 siang pukul 14.00 Wita, Andi Merya Nur beserta lima orang yang ditangkap diperiksa KPK.

Andi Merya Nur, Kepala BPBD Kolaka Timur Ansarullah, ajudan pribadi, dan sejumlah stafnya belum belum tampak keluar dari ruang pemeriksaan.

Tampak puluhan awak media pun masih menunggu Bupati Kolaka Timur dibawa menuju ke Bandara Haluoleo Kendari untuk diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK.

Ditangkap KPK

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved