Selasa, 28 April 2026

OTT Bupati Koltim

Begini Suasana Kantor Bupati Kolaka Timur, Pasca Andi Merya Nur di OTT KPK

Saat masuk bagian dalam, terlihat agak sepi. Kemungkinan para pegawai sedang sibuk bekerja di ruangan masing-masing.

Tayang:
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto Begini Suasana Kantor Bupati Kolaka Timur, Pasca Andi Merya Nur di OTT KPK
Arman Tosepu
Suasana kantor Bupati Kolaka Timur atau Koltim pasca orang nomor satu di wilayah itu terjaring operasi tangkap tangan 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA TIMUR - Berikut suasana Kantor Bupati Kolaka Timur atau Koltim pasca orang nomor satu di wilayah itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, suasana di perkantoran itu terlihat seperti biasa. Kendaraan para pegawai dan tamu terlihat dihalaman depan kantor.

Saat masuk bagian dalam, terlihat agak sepi. Kemungkinan para pegawai sedang sibuk bekerja di ruangan masing-masing.

Tak ada yang aneh dari penampakan suasana Kantor Bupati Koltim, Andi Merya Nur seusai di tangkap oleh KPK pada Selasa (21/9/2021) malam di Rumah Jabatannya (Rujab).

Baca juga: Inilah Sosok 5 Anak Buah Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Terseret OTT, Ikut Diperiksa KPK

Terlihat juga mobil dari TNI terparkir di halaman depan kantor. Dibagian kantin, para pegawai terlihat ngobrol seperti biasanya.

Sebelumnya, Dari pantauan TribunnewsSultra.com, suasana Rujab Bupati Koltim terlihat sepi. Gerbang masuk tertutup rapat serta dijaga petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Mobil dinas yang biasa dipakai Bupati Hj Andi Merya Nur juga terlihat masih terparkir dibagian samping Rujab.

Terlihat pintu masuk Rujab juga tertutup rapat. Tidak ada aktivitas yang terlihat selain penjagaan di pos Sat Pol PP.

Saat sedang memantau suasana Rujab, seorang pria dengan setelah baju kaos hitam dengan celana jeans sempat memfoto identitas wartawan. Tidak diketahui pasti alasan pria tersebut.

Detik-detik Andi Merya Nur keluar dari ruang pemeriksaan Polda Sultra, akan diberangkatkan ke Gedung KPK Jakarta
Detik-detik Andi Merya Nur keluar dari ruang pemeriksaan Polda Sultra, akan diberangkatkan ke Gedung KPK Jakarta (Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))

Diketahui, Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.

Bupati Koltim ditangkap KPK di seumuran jagung pemerintahannya memimpin Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Andi Merya baru resmi menjabat sebagai bupati definitif di daerah pemekaran Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, itu selama 99 hari.

Dia diciduk KPK di Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur, Kabupaten Koltim, pada Selasa (21/09/2021) malam, atau tepat 99 hari kepemimpinannya.

Hingga Rabu (22/09/2021) siang, Andi Merya masih menjalani pemeriksaan oleh tim KPK di Markas Kepolisian Daerah atau Mapolda Sultra, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Dia dilantik sebagai bupati definitif sisa masa jabatan 2021-2024 oleh Gubernur Sultra Ali Mazi.

Gubernur Sultra Ali Mazi saat melantik Andi Merya Nur sebagai Bupati Kolaka Timur, berlangsung di Aula merah putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Jalan Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (14/6/2021).
Gubernur Sultra Ali Mazi saat melantik Andi Merya Nur sebagai Bupati Kolaka Timur, berlangsung di Aula merah putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Jalan Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (14/6/2021). (Istimewa)

Pelantikan berlangsung di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultr), Jalan Taman Suropati, Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Andi Merya sekaligus mencatat sejarah sebagai bupati perempuan definitif pertama di Provinsi Sultra.

Dia menjadi orang nomor satu di Kolaka Timur (Koltim) di usia 36 tahun.

Dengan demikian, dia sekaligus menjadi bupati termuda di Provinsi Sultra saat ini.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Tiba di Bandara Haluoleo Kendari, ke Jakarta Via Pesawat Batik Air Usai OTT KPK

Sebelumnya, Andi Merya merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur (Koltim).

Dia menjadi Plt menggantikan Bupati Koltim Samsul Bahri Madjid yang meninggal dunia pada Jumat (19/3/2021) pukul 19.45 wita.

Samsul berpulang 21 hari setelah resmi dilantik sebagai bupati bersama Andi Merya sebagai Wakil Bupati Koltim.

Samsul Bahri dan Andi Merya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim) pada 26 Februari 2021.

Pasangan ini dilantik setelah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Koltim lalu.

Setelah Samsul Bahri berpulang, Andi Merya ditunjuk menjadi Plt Bupati Koltim.

Diciduk KPK

Bupati Koltim Andi Merya Nur tiba di Bandara Haluoleo setelah menaiki mobil minibus merek Toyota Kijang Innova bernomor polisi DT 1580 CA
Bupati Koltim Andi Merya Nur tiba di Bandara Haluoleo setelah menaiki mobil minibus merek Toyota Kijang Innova bernomor polisi DT 1580 CA (Handover)

Diketahui, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur.

Andi Merya ditangkap KPK di Rumah Jabatan atau Rujab Bupati Koltim, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa (21/9/2021) sekira pukul 21.00 wita.

Setelah diciduk KPK, Bupati Koltim yang baru dilantik tiga bulan tersebut langsung digiring ke Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).

Baca juga: 6 Fakta Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur di OTT KPK, Baru Menjabat 3 Bulan & Kekayaan Rp478 Juta

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan, saat ini Andi Merya Nur dan lima stafnya masih diperiksa KPK.

Selanjutnya, Andi Merya bakal dibawa ke gedung KPK Jakarta usai diperiksa di Markas Polda Sultra.

“Saat ini masih diperiksa KPK, dan hari ini akan dibawa ke Jakarta (gedung KPK),” kata Dolfi Kumaseh saat ditemui di Mapolda Sultra, Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Rabu (22/9/2021).

Kompol Dolfi Kumaseh tak bisa memastikan waktu keenam orang terperiksa ini diberangkatkan ke Jakarta.(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved