OTT Bupati Koltim

6 Fakta Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur di OTT KPK, Baru Menjabat 3 Bulan & Kekayaan Rp478 Juta

Kabar mengenai OTT Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dikonfirmasi oleh pelaksana tugas Plt juru bicara KPK Ali Fikri.

Fadli Aksar/ TribunnewsSultra.com
BUPATI KOLTIM - Suasana Gedung Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Ditreskrimsus Polda Sultra, Mapolda Sultra, Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Rabu (22/09/2021) siang. Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur menjalani pemeriksaan di lantai 2 gedung ini (tanda lingkar merah) usai Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK di Kabupaten Koltim. 

Andi Merya Nur Punya Harta Kekayaan Rp478 Juta

Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.
Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK. (handover)

Terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi ( OTT KPK), Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur punya harta kekayaan Rp478 juta.

Harta kekayaan Andi Merya yang merupakan Bupati Koltim periode 2021-2024 tersebut dikutip TribunnewsSultra.com berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2020.

Salah satu harta kekayaan yang dilaporkan Andi Merya berupa sebidang tanah seluas 8.000 meter persegi (m2) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Diketahui, Andi Merya sebelumnya ditangkap KPK di Rumah Jabatan Bupati di Kabupaten Koltim, Provinsi Sultra, pada Selasa (26/09/2021) malam.

Kini, Andi Merya yang merupakan bupati perempuan definitif pertama di provinsi ini tersebut menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah atau Mapolda Sultra.

Sebelum menjabat bupati, perempuan berusia 36 tahun tersebut diketahui memiliki total harta kekayaan sebesar Rp478.078.198.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Bakal Dibawa ke Gedung KPK Jakarta Usai Diperiksa di Polda Sultra

Nominal tersebut berdasarkan Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Pasangan Calon Kepala Daerah
Tahun 2020 yang dilansir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jumlah tersebut sama dengan Pengumuman LHKPN (tanggal penyampaian/ jenis laporan 14 April 2020/ periodik 2019) yang dikutip TribunnewsSultra.com dari elhkpn.kpk.go.id.

Andi Merya Nur Baru Menjabat 99 Hari

Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.
Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK. (kolase foto (handover))

Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya Nur terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK.

Bupati Koltim ditangkap KPK di seumuran jagung pemerintahannya memimpin Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Andi Merya baru resmi menjabat sebagai bupati definitif di daerah pemekaran Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, itu selama 99 hari.

Dia diciduk KPK di Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur, Kabupaten Koltim, pada Selasa (21/09/2021) malam, atau tepat 99 hari kepemimpinannya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved