Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Kemasan Produk Disebut Marketing Bisu, Apa Artinya? Simak Penjelasan Ketua IKM dan UKM Sultra

Ketua Forum IKM dan UKM Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Hakim mengatakan kemasan produk merupakan marketing bisu.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seleksi Pengembangan Desain Kemasan 2021, di Zenith Hotel Jl Malik Raya No.20, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ketua Forum IKM dan UKM Sulawesi Tenggara (Sultra) Abdul Hakim mengatakan kemasan produk merupakan marketing bisu.

Kata dia, marketing bisu berarti melalui kemasan, konsumen tak perlu lagi menanyakan apa isi di dalamnya karena paham dengan produk yang dipasarkan.

Menurutnya, semakin baik suatu kemasan maka daya tarik ataupun minat beli konsumen bakal semakin meningkat pula.

"Seseorang tak ingin membeli suatu produk, tapi karena kemasan produk ditampilkan dengan menarik maka bisa timbul minat dan ingin memiliki," ucapnya ditemui di Zenith Hotel Kendari, Selasa (21/9/2021).

Ia mengatakan dengan adanya seleksi pengembangan desain produk, pelaku usaha dapat lebih baik lagi dalam membuat dan mengkreasikan kemasan produk mereka.

Baca juga: Disperindag Sultra Gelar Seleksi Pengembangan Desain Kemasan, Guna Tingkatkan Daya Saing Produk

Sehingga, kata dia, produk yang dipasarkan pelaku usaha memiliki keunggulan kompetitif terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan, terutama bisnis. Di mana terkadang pelaku usaha tak bertatap langsung dengan konsumen.

"Perlu ditekankan pentingnya kemasan produk agar konsumen dapat melihat barang yang dijual kemudian melakukan transaksi jual beli melalui online," ujarnya.

Abdul Hakim menjelaskan produk kemasan yang menarik banyak ditemui di Sulawesi Tenggara. Hanya saja sebagian pelaku usaha belum memanfaatkan teknologi kemasan.

Dengan kurangnya pemanfaatan terhadap kemasan maka pelaku usaha ini tak mampu bersaing dalam penjualan produk mereka.

Baca juga: Disperindag Sulawesi Tenggara & PPEI Pelatihan Bisnis Online, Maksimalkan Produk Ekspor Daerah

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved