Breaking News:

Lindungi Data Pribadi, Berikut Cara Buat Watermark saat Kirim File KTP

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat mengirimkan file KTP.

Istimewa
Ilustrasi Perlindungan Data Pribadi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Saat mengurus administrasi maupun melakukan transaksi secara digital, masyarakat seringkali diminta mengirim file foto atau pindaian Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dokumen tersebut digunakan dalam rangka memeriksa kebenaran (verifikasi) data yang diunggah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat mengirimkan file KTP.

Sebab, data KTP sangat rentan untuk disalahgunakan.

"Karena KTP atau dokumen penting lainnya memang seringkali digunakan untuk memverifikasi berbagai hal, kita harus antisipasi kalau ada orang yang menyalahgunakan data kita," tulis akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika @kemenkominfo.

Baca juga: Waspada Kejahatan SIM Swap, Simak Tips Menghindarinya Berikut Ini

Dilansir Tribunnews.com, Nomor Induk Kependudukan (NIK) menyimpan informasi data pribadi, bukan sekadar nomor acak.

Informasi yang ada dalam NIK antara lain provinsi, kode kota, kode kecamatan, tanggal lahir, bulan lahir, tahun lahir, dan nomor komputerisasi.

Perlu diketahui, NIK sebagai data pribadi yang hampir digunakan di seluruh dunia. NIK diberikan melalui proses yang bisa dipertanggungjawabkan dan jika digunakan tanpa izin pemilik, termasuk kejahatan data pribadi.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan data tersebut, Kemenkominfo memberikan satu tips yang bisa dilakukan.

Yakni memberikan watermark pada file foto atau pindaian KTP.

ilustrasi unggah KTP untuk verifikasi data di internet
ilustrasi unggah KTP untuk verifikasi data di internet (Kemenkominfo via Tribunnews)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved