Breaking News:

Wansus Wali Kota Baubau AS Tamrin

Wali Kota Baubau AS Tamrin Soal Konflik Tanah, Curhat Kecurangan HGU, Komentari Kasus Rocky Gerung

Banyak masalah yang ditangani selama wali kota dua periode di Baubau itu berkeliling, menjabat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Editor: Risno Mawandili
TribunnewsSultra.com
AS Tamrin, ditemui di Rujab Wali Kota Baubau, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Cerita Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Sajid Tamrin alias AS Tamrin menghadapi konflik pertanahan.

Banyak masalah yang ditangani selama wali kota dua periode di Baubau itu berkeliling, menjabat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bahkan pernah menemukan akal-akalan antara otoritas dengan pengusaha kelapa sawit dalam proses penerbitan Hak Guna Usaha (HGU).

AS Tamrin mengatakan, kasus itu terjadi ketika menjabat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil ) BPN Jambi.

Saat itu ia menemukan dokumen penerbitan HGU perisahaan sawit yang luasnya tidak sesuai dengan perombakan hutan.

Baca juga: Sosok Wali Kota Baubau AS Tamrin, dari Kepala BPN hingga 2 Periode Pimpin Kotamadya di Sultra

Katanya, seharusnya luas hutan dalam dokumen HGU 10 ribu hektare tetapi yang dugunakan perusahaan seluas 13 ribu hektare.

"HGU di sana itu orang akal-akalan. Dia minta 10 ribu tetapi ukur 13 ribu (hektare)," ujarnya ditemui di Rujab Wali Kota Baubau, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Selasa (14/9/2021).

Wali Kota Baubau, AS Tamrin
Wali Kota Baubau, AS Tamrin (Handover)

Kasus serupa bukan cuma sekali ditemukan ketika bertugas di BPN, tetapi ia enggan masuk dalam lingkaran setan.

"Cuma saya tidak mau masuk pusaran punting-beliungnya karena itu sangat berbahaya," akunya.

Kasus di Jambi itu, lanjutnya, merupakan akal-akalan antara BPN dengan manajemen perusahaan kelapa sawit.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved