Kamis, 7 Mei 2026

Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polri Analisis 55 Titik CCTV

Penyelidikan terkait kasus kematian ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih berlanjut.

Tayang:
Editor: Sugi Hartono
zoom-inlihat foto Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polri Analisis 55 Titik CCTV
thesslstore.com
Ilustrasi kasus dugaan pembunuhan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Penyelidikan terkait kasus kematian ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih berlanjut.

Diberitakan sebelumnya, jasad wanita bernama Tuti Suhartini dan putrinya, Amalia Mustika Ratu ditemukan di dalam bagasi mobil yang terparkir di rumah mereka pada 18 Agustus 2021.

Keduanya diduga merupakan korban pembunuhan.

Baca juga: Kasus Kematian Ibu dan Anak di Subang Diduga Pembunuhan Berencana

Sementara diberitakan Tribunnews.com, saat ini polisi tengah menganalisis 55 titik rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Sosok pelaku pembunuhan ibu anak di Subang, Polisi temukan 3 fakta yang salah satunya mengarah ke Mr X. Korban ibu dan anak yakni Tuti Suhartini (55) dan Amalia Ratu Mustika (23) ditemukan tewas di bagasi mobil di rumah mereka, Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/8/2021).
Sosok pelaku pembunuhan ibu anak di Subang, Polisi temukan 3 fakta yang salah satunya mengarah ke Mr X. Korban ibu dan anak yakni Tuti Suhartini (55) dan Amalia Ratu Mustika (23) ditemukan tewas di bagasi mobil di rumah mereka, Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/8/2021). (handover)

Hal itu disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

"Penyidik sudah melihat rekaman CCTV di 55 titik arah perjalanan dari wilayah Bandung ke Subang. Jadi dia sampai ke Subang," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Manfaat Minyak Tawon untuk Kesehatan: Bantu Redakan Nyeri Otot

Ramadhan menuturkan pihaknya masih menilai kesesuaian keterangan saksi dengan CCTV yang didapatkan Polri.

Termasuk, kata dia, mendalami alat komunikasi milik korban.

"Penyidik melihat kesesuaian antara keterangan saksi dengan CCTV. Penyidik juga melakukan analisa telekomunikasi dari alat komunikasi atau HP yang dimiliki korban," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mengakui penyidik tidak memiliki saksi yang diketahui melihat langsung kejadian pembunuhan tersebut.

Baca juga: Sutradara Ungkap Kisah di Balik Pemilihan Judul Drama Korea Squid Game

Hal inilah yang menjadi kendala penyidik dalam mengungkap kasus tersebut.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tetap akan melakukan pembuktian kasus tersebut melalui scientific investigation. Yakni, dengan barang bukti lain yang mengarah kepada terduga pelaku.

"Sedikit kendala yang dihadapi penyidik di mana tidak ada saksi pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut. Jadi benar-benar penyidik menggunakan scientific investigation. Seperti yang saya sampaikan tadi, menggunakan pembuktian melalui scientific melalui rekaman CCTV, melalui analisis keuangan, analisis telekomunikasi, analisis DNA," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Analisa 55 Titik CCTV Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved