Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Lestarikan Budaya Sulawesi Tenggara, Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Lomba Lagu Daerah

Kepala Seksi Museum Sultra, Daud mengatakan kegiatan tersebut bentuk UPTD Museum Sultra memperkenalkan budaya terhadap masyarakat luas.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum dan Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar lomba lagu daerah, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum dan Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar lomba lagu daerah, Jumat (17/9/2021).

Kepala Seksi Museum dan Taman Budaya Sultra, Daud mengatakan kegiatan tersebut bentuk UPTD Museum Sultra memperkenalkan budaya kepada masyarakat luas.

"Untuk menumbuhkan rasa cinta kepada lagu daerah dan adik-adik dapat lebih mencintai daerah terutama melalui media lagu," katanya saat ditemui di museum, Jumat (17/9/2021).

Daud menerangkan pelaksanaan lomba lagu daerah telah berlangsung selama tiga hari yang diikuti kurang lebih 100 peserta dari berbagai daerah se-Sultra.

Seperti Kabupaten Muna, Bombana, Baubau, Buton, Konawe, dan lainnya. Namun, hingga babak final hanya menyisihkan 20 peserta terdiri dari 10 pria dan 10 wanita.

Baca juga: Lagu Daerah Sulawesi Tenggara, Wulele Sanggula, Sope-sope, Napabale, Lengkap dengan Lirik Lagunya

Diketahui Program Pengembangan Kebudayaan Lomba Lagu Daerah tersebut berlangsug di Jl Abunawas No 113, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kepala Seksi Museum dan Taman Budaya Sultra ini menuturkan peserta yang mengikuti kompetisi lagu daerah ini rerata berusia 15 hingga 25 tahun.

"Karena di masa pandemi belum ada lagi lomba seperti ini. Jadi walaupun dari luar kota, mereka sangat antusias mengikutinya," tuturnya.

Daud menjelaskan, sebelum para peserta mengikuti penyelenggaraan lomba lagu daerah ini, panitia telah mengecek suhu badan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kami tiap tahun menyelenggarakan kegiatan seperti ini guna menemukan anak bibit baru Sultra dalam bernyanyi," terangnya.

Baca juga: 7 Lagu Daerah Sulawesi Tenggara, Tana Wolio, Koemo Moghae hingga Molulo, Lengkap dengan Liriknya

Untuk diketahui, para peserta memperebutkan Rp2.000.000 sebagai pemenang pertama dan juara dua menerima hadiah Rp1.750.000.

Sementara, juara ketiga mendapatkan hadiah Rp1.500.000, juara harapan satu menerima Rp1.250.000, sedangkan harapan dua diberikan hadiah senilai Rp1.000.000.

Sebagai tambahan informasi, pemenang pertama kategori putri diraih peserta dari Kota Baubau, sedangkan kategori pria diraih atas nama Umar Thalib Lawaru. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved