Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Polda Sultra Imbau Masyarakat yang Merasa Jadi Korban Kasus Penggandaan Uang Segera Melapor

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk melaporkan jika menjadi korban penggandaan uang.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat.

Imbauan ini terkait dengan kasus dugaan penipuan modus penggandaan uang melalui ritual gaib dilakukan tersangka S (50).

Adapun pria paruh baya ini merupakan tersangka kasus penggandaan uang melalui ritual gaib, telah menipu 14 korban dengan kerugian Rp237 juta.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit III) Direktorat Reserse dan Kriminal Umum atau Ditreskrimum Polda Sultra AKBP Mukailfin, meminta masyarakat segera melapor kepada pihaknya.

"Bagi warga yang pernah merasa jadi korban penipuan (penggandaan uang) bisa datang ke Polda Sultra," ujar AKBP Mukailfin saat dihubungi melalui telepon, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Kepala Bank Indonesia Sultra Ingatkan Masyarakat Agar Tak Mudah Percaya dengan Penggandaan Uang

Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Sultra terus berupaya menghubungi enam dari total 14 orang yang menjadi korban.

Keenam korban ini diminta untuk mendatangi Polda Sultra untuk dimintai keterangan mengenai kasus penggandaan uang tersebut.

"Kami terus mengubungi (korban) yang lainnya, ada yang dari Wawonii (Konawe Kepulauan), Ereke (Buton Utara)," jelasnya.

Kronologi Penggandaan Uang

Berikut kronologi penggandaan uang ratusan juta melalui ritual gaib di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved