Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Perampungan Tower Bank Sultra Masih Butuh Tambahan Anggaran Rp50 Miliar

Direktur Utama Bank Sultra Abdul Latif mengatakan untuk merampungkan pembangunan Tower Bank Sultra masih membutuhkan anggaran senilai Rp50 miliar.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra, Abdul Latief saat ditemui usai kegiatan vaksinasi dan bakti sosial (baksos) serta donor darah di Kantor Bank Sultra Jalan Mayjend Sutoyo No 95, Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, (14/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Direktur Utama Bank Sultra Abdul Latif mengatakan untuk merampungkan pembangunan Tower Bank Sultra masih membutuhkan anggaran senilai Rp50 miliar.

Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui usai kegiatan vaksinasi dan bakti sosial (baksos) serta donor darah yang digelar di Kantor Bank Sultra Jalan Mayjend Sutoyo No 95, Kota Kendari, Selasa (14/9/2021).

Kata dia, dana awal yang dianggarkan untuk pembangunan Tower Bank Sultra hanya cukup untuk bangunan fisik yang tampak saat ini. 

Abdul Latif mengatakan anggaran yang masih dibutuhkan sekitar Rp50 miliar lagi hingga bangunan dapat difungsikan seluruhnya.

"Lantai keramiknya baru sampai di lantai tiga, sisanya belum, jadi masih membutuhkan anggaran Rp50 miliar," katanya.

Ia menambahkan bukan tak ingin melanjutkan proses pembangunan, tetapi pihaknya masih melakukan beberapa peninjauan kembali.

"Itu kita tidak sengaja terbengkalai, kenapa masih tertunda, tahap selanjutnya kemarin baru selesai tahap satu dengan kontrak pertama. Tentu sebelum kita melanjutkan kita melakukan peninjauan kembali," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Kota Kendari Kucurkan Rp75 Miliar Penyertaan Modal untuk Bank Sultra

Diketahui sebelumnya, Bank Kas Daerah Sulawesi Tenggara ini telah meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BKP Sultra guna menindaklanjuti mangkraknya pembangunan tersebut.

"Di awal tahun 2020, Kita minta lembaga yang punya wewenang melakukan review, waktu itu kita minta BPKP Sultra kita mintai untuk melakukannya dan sudah dilakukan dan sudah berproses," jelasnya.

Namun, saat pandemi Covid -19 berlangsung membuat sejumlah proses pemeriksaan dan evaluasi BPKP Sultra mengalami hambatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved