Breaking News:

Berita Buton

Penyuluh Agama Islam Pasarwajo Wisuda 108 Santri, Bupati Buton Genjot Sertifikat Tamat Alquran

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pasarwajo, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) mewisuda 108 santri binaanya.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Pasarwajo menggelar wisuda 108 santri di Aula Takawa Buton, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Minggu (12/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pasarwajo, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) mewisuda 108 santri binaanya, Minggu (12/9/2021).

Bupati Buton La Bakry mengapresiasi kerja Kementerian Agama (Kemenag) Buton, sehingga mewisuda santri ke-1 binaan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pasarwajo.

Menurutnya, aksi perubahan Kasi Bimas Islam Hamid Rijali merupakan kerja yang sangat bagus karena buta huruf Alquran di Kabupaten Buton akan semakin berkurang.

"Saya akan mendorong dan mengkaji ulang  penerbitan Perda (Peraturan Daerah) atau setidaknya SK dari Dinas Pendidikan Nasional agar sekolah TK, SD dan SMP memberlakukan adanya Sertifikat Tamat Alquran dalam menempuh pendidikan," ucapnya melalui rilis tertulis, Senin (13/9/2021).

Dengan begitu masyarakat Kabupaten Buton, Sultra, khususnya generasi selanjutnya dapat menjadi generasi yang Islami.

"Pemerintah daerah akan terus mendorong dan bersinergi dengan Kemenag sehingga buta huruf di tanah Buton menjadi hilang," katanya.

Baca juga: Kemenag Sulawesi Tenggara Launching Studio Mini Warta, Pemberitaan Program Kemenag

Sementara itu, Kepala Kemenag Buton Mansur mengatakan kegiatan ini adalah hasil dari aksi perubahan yang dilakukan Kepala Seksi Bimas Islam, Hamid Rijali.

Dengan berjudul Opera Menulis Menggambar atau Optimalisasi Peran Penyuluh Agama Islam Melalui Gerakan Mengaji dan Penguatan Moderasi Beragama.

"Kegiatan wisuda ini merupakan syiar Islam sehingga anak-anak kita di Buton pandai mengaji dan akan menjadi generasi yang mencintai Alquran," ujarnya.

Mansur menyebut, di masa yang akan datang generasi harapan bangsa Kabupaten Buton memiliki spirit tinggi dalam membangun ke depannya.

Dalam kegiatan ini juga diberikan secara simbolis beasiswa Gema Imtaq dan Pemberian Wakaf Alquran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 1, Kadis Pendidikan Nasional Buton, Ketua Baznas, Kabag Kesra, Ketua IPQAH, pejabat struktural lingkup Kemenag Kabupaten Buton dan para KUA Buton. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved