Breaking News:

Berita Kendari

IKAPPI Sulawesi Tenggara Minta Pemerintah Intensif Lakukan Pengawasan Penjualan Daging di Pasar

Kejadian itu lantas mengundang banyak kekhawatiran akan adanya penjualan daging anjing di pasar tradisional, khususnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Sulawesi Tenggara Muh Fajar Hasan 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masyarakat baru-baru ini digegerkan dengan adanya temuan perdagangan daging anjing di Pasar Senen Jakarta Pusat.

Kejadian itu lantas mengundang banyak kekhawatiran akan adanya penjualan daging anjing di pasar tradisional, khususnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Fajar Hasan

Ia mengatakan temuan penjualan daging anjing yang terjadi di Pasar Senen Jakarta Pusat mengundang kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat.

Pasalnya pembeli di Sulawesi Tenggara (Sultra) khususnya, merasa was-was dari peredaran penjualan daging yang ada di pasar.

Baca juga: Karantina Pertanian Kendari Gagalkan Penyelundupan Daging Rusa Ilegal Seberat 100 Kg di Kota Baubau

Ia meminta pemerintah daerah di Sultra untuk lebih mengintensifkan pengawasan penjualan daging di pasar untuk menjamin keamanan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

"Harus ada pengawasan yang lebih intensif dari stakeholder terkait, seperti melakukan sidak mingguan, mendata para pedagang dalam memastikan asal usul pangan yang diperjualbelikan," kata Fajar Hasan, Senin (13/9/2021). 

Komisaris Utama PT Tetap Merah Putih ini juga menegaskan perlu adanya tindakan tegas bagi para pedagang nakal yang mengambil keuntungan dengan cara tidak benar.

Serta pentingnya kepemimpinan pengelola pasar yang berintegritas, peduli akan kondisi pasar tradisional yang tidak melulu memikirkan sumbangsih pendapatan semata.

"Kita bersepakat perlu adanya efek jera dan tindakan tegas untuk pedagang nakal agar kejadian itu tidak terulang lagi," ujarnya. 

Baca juga: Bulog Sultra Pasok Daging Impor dari India untuk Stok Lebaran 2021, Kadivre: Halal dan Higienis

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved