Breaking News:

Berita Baubau

Ahli ke Wali Kota Baubau: Buat Perwali Dukung Potensi SDM, Investasi, Budaya & Wisata

Sekumpulan otoritas di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dan tim ahli mendiskusikan rencana pembangunan daerah jangka menegah.

Editor: Risno Mawandili
TribunnewsSultra.com
Wali Kota Baubau AS Tamrin (kemeja bercorak biru) dan Prof Ermaya (kemeja bercorak hijau) duduk satu bangku, beserta jajaran lingkup Pemkot dan tim ahli berdiskusi mengenai rencana pembangunan jangka menengah, Minggu (12/9/2021) malam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar diskusi dengan tim ahli untuk percepatan pembangunan daerah, Minggu (12/9/2021) malam.

Diskusi yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Baubau bilangan Jl Balai Kota, Kelurahan Wale itu, dihadiri Wali Kota Dr Abdul Sajid Tamrin atau AS Tamrin juga Sekretaris Daerah Dr Roni Muchtar beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tim ahli berbagai bidang.

Sekumpulan otoritas di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dan tim ahli mendiskusikan rencana pembangunan daerah jangka menegah.

Dibuka oleh AS Tamrin, memulai dengan evaluasi adan alasan mengapa hari sebelumnya diskusi tertunda.

Ia juga memperkenalkan beberpa tim ahli yang bakal memandu diskusi.

"Diskusi ini akan dipandu tim ahli, mantan Gubernur Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia) Prof Ermaya, guru besar sejarah UI jakarta Prof Dr Susanto Zuhdi, antropolog Unhas Dr Tasrifin Tahara juga praktisi dan budayawan asal Baubau Ade Muftin," ujar AS Tamrin.

Sementara itu, koordinator tim ahli percepatan pembangunan daerah Prof Ermaya, memaparkan potensi sumber daya manusia (SDM), investasi, budaya, dan pariwisata.

Dijelaskan, Kota Baubau memiliki SDM unggul, sumber daya alam berpotensi menarik investasi hingga manca negara, memiliki ciri khas budaya dan pesona pariwisata tidak kalah menarik.

Potensi ini dapat memajukan Kota Baubau jika dikelola dengan baik.

"Untuk itu butuh perencenaan yang matang dan regulasi yang mendukung," tutur Prof Ermaya.

Diskusi sekumpulan otoritas lingkup Pemkot Baubau itu ditutup dengan kesimpulan agar secepatnya membentuk Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mendukung rencana penyusunan pembangunan kedepan.

Perwali Baubau itu kemudian bakal diusulkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

"Saya kira kalau Pemkot Baubau sudah bekerja dan Perwali ini benar-benar untuk rakyat, maka tidak boleh DPRD yang merupakan wakil rakyat menolaknya," imbuh Prof Ermaya. (*)

(*/TribunnewsSultra.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved