Breaking News:

Berita Kendari

100 Peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Kota Kendari Siap Kawal Pemilu 2024

Sebanyak 100 peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif atau SKPP Kota Kendari siap mengawal Pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir memberikan sambutan dalam kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif di Same Hotel Jl Edi Sabara No 55, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (13/9/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 100 peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif atau SKPP Kota Kendari siap mengawal Pemilu 2024 mendatang.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara atau Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu mengatakan harapannya agar para peserta SKPP dapat berkontribusi lebih pada pemilu 2024 mendatang.

"Usai kegiatan ini, ke 100 peserta dapat menjadi lokal yang mendorong edukasi politik dan ikut mengawal pelaksanaan pemilu dan pemilahan umum 2024," tuturnya saat ditemui di Kendari, Senin (13/9/2021).

Diketahui kegiatan SKPP tersebut berlangsung di Same Hotel, Jl Edi Sabara No 55, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Jadi memang ke-100 peserta ini sebelum masuk ke ruangan ini wajib negatif, kita adakan tes swab dan para peserta telah divaksin," ujar Hamiruddin.

Baca juga: Bawaslu Sultra Sosialisasi Aplikasi Lipat Tangan di Konawe Selatan, Mudahkan Pengawasan Keuangan

Sebelumnya, Bawaslu Sultra telah melaksanakan kegiatan serupa di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Seperti Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Bombana, Kota Bau bau, Buton Utara, dan Buton Selatan.

Selain Ketua Bawaslu Sutra, turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu RI, Abhan, Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir, dan Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu, serta Rektor UMK, Amir Mahmud.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI, Abhan berharap dengan adanya pengkaderan SKPP tersebut, demokrasi dapat menjadi simbol-simbol pengawas di masyarakat.

"Untuk ikut terlibat mengawasi tahapan pemilu dan pemilihan, tentu agar meningkatkan kualitas demokrasi," ucapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved