Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Kejati Sulawesi Tenggara Temukan Indikasi Suap Ratusan Juta Pembuatan RKAB PT Toshida Indonesia

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) menemukan indikasi suap pembuatan RKAB PT Toshida Indonesia.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Asisten Pidana Khusus atau Aspidsus Kejati Sultra Setyawan Nur Chaliq (kiri) didampingi Asisten Intelijen atau Asintel Kejati Sultra Noer Adi (kanan) di Aula Kejati Sultra, Jl Ahmad Yani, Kelurahan Pondambe, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) menemukan indikasi suap pembuatan RKAB PT Toshida Indonesia.

Dugaan korupsi itu terendus menyusul pengembangan kasus rasuah izin tambang perusahaan PT Toshida Indonesia.

Diketahui, Kejati Sultra menetapkan empat tersangka dalam kasus korupsi izin tambang PT Toshida Indonesia.

Keempatnya adalah eks Plt Kadispora Sultra Yusmin, eks Plt Kadis ESDM Sultra Buhardiman, Direktur PT Toshida Indonesia La Ode Sinarwan Oda, dan bendaharanya Umar.

Yusmin dan Buhardiman diduga telah menerbitkan rencana kerja anggaran biaya atau RKAB pada medio 2019-2020 kepada PT Toshida Indonesia.

Sementara PT Toshida Indonesia sendiri telah dinyatakan beroperasi secara ilegal sejak 2010, karena tidak membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) penggunaan kawasan hutan.

Setelah izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dicabut, PT Toshida Indonesia tetap menambang dan melakukan penjualan sebanyak empat kali.

Hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan atau BPKP Sultra mencatat kerugian negara dari kasus dugaan korupsi ini mencapai Rp495 miliar.

Asisten Pidana Khusus atau Aspidsus Kejati Sultra Setyawan Nur Chaliq mengatakan, pihaknya telah menemukan indikasi suap untuk memuluskan persetujuan RKAB ini.

"Ada kita (temukan) kurang lebih Rp100 juta untuk beberapa orang. Tapi untuk yang menyerahkan siapa, diserahkan ke siapa nanti di persidangan," kata Setyawan Nur Chaliq, Kamis (10/9/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved