Breaking News:

Berita Kendari

Penjualan Wuling Kumala Kendari Naik 46 Persen Juli 2021, Pasca Stimulus PPnBM Nol Persen

Menurut Sales Manager Wuling Kumala Kendari Ardhy Herbianto, sementara untuk bulan sebelumnya tingkat penjualan berada pada persentase 43 persen.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Sales Manager Wuling Kumala Kendari Ardhy Herbianto sebut Penjualan Wuling Kumala Kendari pasca penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) meningkat 46 persen, Kamis (9/9/2021). (Muh Ridwan Kadir) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penjualan Wuling Kumala Kendari pasca penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) meningkat 46 persen.

Peningkatan penjualan tersebut berdasarkan data dari Wuling Kumala Kendari Per Juli 2021.

Menurut Sales Manager Wuling Kumala Kendari Ardhy Herbianto, sementara untuk bulan sebelumnya tingkat penjualan berada pada persentase 43 persen.

"Penjualan kami selama penerapan atau perpanjangan PPnBM ini meningkat dan sangat membantu mendongkrak penjualan kami," ucap Ardhy saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/9/2021).

Lanjutnya, terkait PPnBM itu Ardhy sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan stimulus sebesar nol persen.

Baca juga: Murka saat Ngebut Ditegur Istrinya, Suami Nekat Tabrak dan Aniaya Istri hingga Babak Belur

Walau bulan depan menurut Ardhy, tepatnya Oktober 2021 PPnBM bakal naik sebesar 25 persen untuk brand lain namun dari pihak Wuling itu sendiri bakal tetap terapkan nol persen.

Ia mengajak masyarakat khususnya di Sulawesi Tenggara untuk membeli mobil Wuling, hanya bermodalkan Rp 18 juta sudah bisa membawa pulang Wuling Confero.

Sementara untuk Wuling Cortex DP nya Rp 22 juta dan untuk jenis Wuling Almaz Rp 70 saja dan bisa memiliki mobil impian.

Ardhy pun menyebut produk yang ditawarkan dari Wuling Kumala Kendari tak kalah dari segi teknologi dan desainnya dengan brand lainnya.

Diketahui, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) ialah pajak yang dikenakan pada barang yang tergolong mewah kepada produsen untuk menghasilkan atau mengimpor barang dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya.

PPnBM hanya dikenakan 1 kali pada saat penyerahan barang ke produsen.

Dalam UU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pasal 5, pertimbangan suatu barang dikenakan PPnBM, yaitu keadilan pembebanan pajak antara konsumen berpenghasilan rendah dengan konsumen berpenghasilan tinggi.

Baca juga: Lirik Lagu Make A Wish (Birthday Song) Versi Bahasa Inggris dari NCT U

Kemudian pengendalian konsumsi barang mewah, perlindungan terhadap produsen kecil atau tradisional dan pengamanan penerimaan negara.

Wuling Kumala Kendari Bertempat di Jl Jend Ahmad Yani No 85A, Keluraha Lepo-Lepo, Kecamata Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved