Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

BKSDA Kerjasama BPJN Sultra, Preservasi Jalan Kawasan Wisata Tirta Rimba Baubau & Cagar Alam Lamedai

Permohonan itu diajukan kepada BKSDA dari Tahun 2020 oleh BPJN Sultra Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Penandatanganan MoU oleh Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Sultra Yohanis Tulak Todingrara di Kendari pada Rabu (8/9/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA ) Sulawesi Tenggara ( Sultra ) kerja sama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ( BPJN ) Sultra.

Kerjasama tersebut sehubungan dengan pembangunan strategis yaitu kegiatan preservasi jalan yang melewati kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Tirta Rimba Baubau dan Cagar Alam Lamedai Kolaka.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Sultra Yohanis Tulak Todingrara di Kendari pada Rabu (8/9/2021).

Sakrianto Djawie mengatakan penandatanganan kerjasama itu merupakan rangkaian dari proses permohonan kerjasama.

Permohonan itu diajukan kepada BKSDA dari Tahun 2020 oleh BPJN Sultra Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Polisi Libatkan Warga Binaan sebagai Saksi

"Kegiatan Preservasi jalan yang melewati kawasan TWA Tirta Rimba dan Cagar Alam Lamedai merupakan suatu kebutuhan mutlak bagi pengembangan suatu wilayah dan menjaga kondisi jaringan jalan agar tetap prima," ucap Sakrianto dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Kamis (9/9/2021).

Lanjutnya, sasaran preservasi jalan di tepi kawasan Cagar Alam Lamedai dan TWA Tirta Rimba berada pada Ruas Jalan Nasional Pomalaa–Wolulu, Ruas Jalan Nasional Mataompana–SP3 Bure/ Jalan Hassanudin.

Kemudian Ruas Batas Kota Baubau–Pasarwajo–Banabungi yang merupakan ruas jalan utama yang menghubungkan antar wilayah dalam Provinsi Sultra.

Sakrianto menyebut kerjasama ini dilakukan agar tetap menjaga kelestarian fungsi kawasan Cagar Alam Lamedai dan Taman Wisata Alam Tirta Rimba.

Hal ini sesuai dengan amanat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved