Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

BEM Fakultas Hukum UHO Siap Bantu Mahasiswa yang Tertipu Hoax Biaya Pembangunan, Lanjut Jalur Hukum

Ketua BEM Fakultas Hukum, Universitas Halu Oleo, Sabar Indra Husni mengatakan siap membantu mahasiswa yang menjadi korban kabar hoax tersebut.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Ketua BEM Fakultas Hukum UHO, Sabar Indra Husni mengatakan Pengurus Lembaga Fakultas Hukum siap membantu mahasiswa yang jadi korban kabar hoax tagihan biaya pembangunan di Aula Fakultas Hukum UHO, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo atau BEM FH UHO, Sabar Indra Husni mengatakan siap membantu mahasiswa yang menjadi korban kabar hoax tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya beredar tagihan pembayaran biaya pembangunan yang diterima mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari belum lama ini.

Dalam email tersebut, mahasiswa diminta untuk membayar tagihan biaya pembangunan dengan nominal Rp200 ribu melalui rekening CIMB Niaga.

Indra, sapaan Ketua BEM FH ini mengatakan apabila ada mahasiswa UHO yang menjadi korban kabar hoax ini, maka pihaknya bersama Pengurus Lembaga Fakultas Hukum akan siap membantu.

"Bagi yang telah tertipu, kami selaku pengurus lembaga utamanya mahasiswa hukum, siap membantu jika dibutuhkan untuk ditempuh secara jalur hukum," katanya saat ditemui di Fakultas Hukum, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: BEM UHO Kendari Gelar Vaksinasi Kemerdekaan, Ratusan Mahasiswa Divaksin, Dihadiri Rektor & Kapolda

Ketua BEM Fakultas Hukum ini mengecam perbuatan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab tersebut.

"Oknum yang melakukan atau menyebar berita tersebut bisa segera sadar diri agar tidak mengulanginya dan segera diketahui pelakunya,'' tambahmya.

Indra mengimbau kepada mahasiswa baru agar menerima informasi hanya dari situs resmi UHO, sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

"Mengharuskan kita lebih cermat dan berhati-hati dalam memperoleh informasi agar tidak mudah tertipu," jelasnya.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 banyak oknum tak bertanggung jawab melakukan cara kurang elok untuk memperoleh uang.

Baca juga: BEM se-Sultra Ajak Mahasiswa Vaksinasi Lewat Baju Bertuliskan Bahasa Muna, Tolaki, Buton, Moronene

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved