Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Tercatat Periode 2019-2021, Nilai Impor Sultra Tertinggi November 2020 Mencapai 341,77 Juta Dolar

Impor tersebut antara lain dari komoditi bahan bakar mineral, mesin dan pesawat mekanik, dan mesin dan peralatan listrik serta bagiannya.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
Tribunnews
Ilustrasi ekspor impor (Sumber: Tribunnews.com) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat nilai impor tertinggi periode 2019 hingga 2021, terjadi pada November 2020.

Kepala BPS Sultra Agnes Widiastuti mengatakan selain melakukan ekspor, Sultra juga melakukan impor.

Impor tersebut antara lain dari komoditi bahan bakar mineral, mesin dan pesawat mekanik, dan mesin dan peralatan listrik serta bagiannya.

"Selama periode Januari 2019 - Juli 2021 nilai impor Sultra tertinggi tercatat pada November 2020 dengan nilai mencapai 341,77 juta dolar amerika dan terendah tercatat di Maret 2019 yaitu 28,75 juta dolar amerika," ucap Agnes melalui rilis tertulisnya, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Per Juli 2021 Ekspor dan Impor Sulawesi Tenggara Alami Penurunan, Komoditi Andalan Baja dan Besi

Lanjut Agnes, sementara untuk volume impor tertinggi tercatat pada November 2019 yang mencapai 1.707,17 ribu ton dan terendah di Januari 2019 dengan volume 38,99 ribu ton.

Berdasarkan golongan barang utama, impor Sultra Juli 2021 didominasi oleh kelompok komoditi besi dan baja dengan nilai 25,68 juta dolar amerika (36,77 persen) dan diurutan kedua adalah kelompok komoditi Mesin-mesin/Pesawat Mekanik dengan nilai 20,46 juta dolar amerika (28,48 persen).

Selama periode Januari 2019 - Juli 2021 nilai impor Sultra tertinggi tercatat pada November 2020 dengan nilai mencapai 341,77 juta dolar amerika dan terendah tercatat di Maret 2019 yaitu 28,75 juta dolar amerika.
Selama periode Januari 2019 - Juli 2021 nilai impor Sultra tertinggi tercatat pada November 2020 dengan nilai mencapai 341,77 juta dolar amerika dan terendah tercatat di Maret 2019 yaitu 28,75 juta dolar amerika. (Istimewa)

"Kenaikan terbesar impor Sulawesi Tenggara Juli 2021 dibanding Juni 2021 terjadi pada kelompok komoditi Mesin-mesin/Pesawat Mekanik senilai US$20,46 juta (naik 154,60 persen)," ujarnya.

Sementara itu untuk Impor Sulawesi Tenggara menurut negera asal pada Juli 2021 mengalami penurunan sebesar 37,78 persen dibanding bulan sebelumnya. 

"Kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan impor terbesar dari Negara Australia senilai 8,77 juta dolar amerika (turun 56,58 persen)," ungkapnya.

Baca juga: Live Streaming Ochannel Liga 1 2021 Hari Ini, PS Tira Persikabo vs Madura United, Jadwal Pekan ini

Agnes menambahkan, dari sisi peranan terhadap total impor Januari-Juli 2021, Tiongkok merupakan negara asal barang utama terbesar dengan nilai impor 463,76 juta dolar amerika (45,57 persen).

Kemudian diikuti Afrika Selatan dengan nilai 205,03 juta dolar amerika(20,15 persen), dan Australia dengan nilai impor 133,23 juta dolar amerika (13,09 persen). 

"Peranan ketiga negara asal barang utama tersebut mencapai 78,80 persen dari total impor Sulawesi Tenggara pada Januari-Juli 2021,"tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved