Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit hingga Maret 2023, Termasuk di Sulawesi Tenggara

Perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit ini juga berlaku bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulawesi Tenggara Jl H Abdul Silondae No 95A, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI -  Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) RI memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan selama satu tahun dari 31 Maret 2022 hingga 31 Maret 2023.

Perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit ini juga berlaku bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Restrukturisasi kredit ini upaya perbaikan dalam kegiatan perkreditan.

Terhadap debitur yang berpotensi mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.

Ketua Dewan Komisioner OJK RI Wimboh Santoso menjelaskan keputusan itu diambil untuk terus menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional. 

Baca juga: Curhat Ibunda Almarhum Yusuf Kardawi Korban Tewas 26 September, Tuntut Keadilan, Pesan ke Mahasiswa

Bukan hanya itu namun, stabilitas perbankan serta kinerja debitur restrukturisasi Covid-19 yang sudah mulai mengalami perbaikan.

“Restrukturisasi kredit yang kami keluarkan sejak awal 2020 telah sangat membantu perbankan dan para debitur termasuk pelaku UMKM. Untuk menjaga momentum itu dan memitigasi dampak dari masih tingginya penyebaran Covid-19 maka masa berlaku relaksasi restrukturisasi kami perpanjang hingga 2023,” kata Wimboh melalui rilis yang diteruskan oleh OJK Sultra, Kamis (2/9/2021).

Hingga saat ini, perbankan terus melanjutkan kinerja membaik.

Seperti pertumbuhan kredit yang positif mulai Juni dan angka loan at risk (LaR) yang menunjukkan tren menurun namun masih relatif tinggi. 

Sedangkan angka NPL sedikit mengalami peningkatan dari 3,06 persen (Des 2020) menjadi 3,35 persen (Juli).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved