Breaking News:

Berita Kendari

Honorer Dinas Perhubungan Kendari Diciduk Polisi Gegara Jadi Bandar dan Kurir, 553 Gram Sabu Disita

Pegawai honorer ini ditangkap di kediamannya BTN Bukit Permata Hijau, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Kamis (3/9/2021) sekira Puk

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Seorang honorer Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dadang Satria (36) diciduk polisi.(Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang honorer Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dadang Satria (36) diciduk polisi.

Dadang Satria ditangkap Direktorat Reserse dan Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Ditresnarkoba Polda Sultra ) gegara mengantongi 553 gram sabu.

Pegawai honorer ini ditangkap di kediamannya BTN Bukit Permata Hijau, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Kamis (3/9/2021) sekira Pukul 21.30 WITA.

Direktur Ditresnarkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra Kombes Pol M Eka Faturrahman menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait peredaran yang dilakukan tersangka.

Pihak kepolisian lantas mendalami informasi tersebut dan langsung melakukan pengintaian terhadap tersangka.

Baca juga: 2 Tahun Jadi Selingkuhan Anggota DPRD yang Beristri, Wanita Ini Lapor karena Tak Kunjung Dinikahi

"Kami langsung menggeledah rumah tersangka ditemukan 1 bungkus besar Sabu dalam plastik seberat 513 gram dan 6 saset kecil sabu seberat 40 gram," ujar Kombes Pol M Eka Faturrahman dalam rilisnya, Jumat (4/9/2021).

Polisi juga menemukan uang diduga hasil transaksi barang haram tersebut senilai Rp1,6 juta.

Tak hanya, polisi juga menyita alat timbang sabu, sejumlah plastik, kartu ATM dan telepon genggam dari tangan tersangka.

 "Tersangka berperan sebagai bandar dan pengedar atau tukang tempel sabu," bebernya.

Baca juga: Dari Penjara, Napi Bisa Bikin Order Fiktif Beli Sembako hingga Rugikan Toko Puluhan Juta Rupiah

Tersangka pun digelandang ke Rumah Tahanan atau Rutan Markas Polda Sultra Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Dadang Satria dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Tersangka terancam pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun," tandasnya (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved