Breaking News:

Gempa Terkini

Gempa 3,6 Skala Richter di Puuwatu Dipicu Aktivitas Sesar North Kendari, BMKG Sebut Tak Ada Susulan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari menyebut gempa bumi di tenggara Puuwatu, dipicu aktivitas sesar North Kendari.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
handover
Penyebab gempa Kendari 3,6 skala richter (SR) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), BMKG sebut terjadi di darat tenggara Puuwatu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari menyebut gempa bumi di tenggara Puuwatu, dipicu aktivitas sesar North Kendari.

Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 3,6 skala richter terjadi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (1/9/2021) pukul 15.50 WITA.

Akibat getaran gempa bumi, sejumlah warga dan pegawai perkantoran berhamburan keluar gedung untuk menyelematkan diri.

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari, Rudin mengatakan pusat gempa terjadi di Tenggara Puuwatu Kota Kendari.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar North Kendari di tenggara Puuwatu," kata Rudin dalam keterangan tertulisnya usai gempa.

Baca juga: Kota Kendari Diguncang Gempa Bumi 3,6 SR, Warga dan Pegawai Kantor Berhamburan Keluar Gedung

Lokasi episenter gempa berada di koordinat 3.97 LS, 122.47 BT atau 0.5 KM di bagian tenggara Puuwatu, Kota Kendari.

Getaran gempa bumi dirasakan berkekuatan III-IV MMI atau terasa seperti truk berlalu.

Adapun gempa bumi berlokasi di daratan dengan kedalaman 5 kilometer.

Rudin mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. 

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada gempa susulan," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved