Breaking News:

CPNS dan PPPK

UPT BKN Kendari Siapkan Ruangan Khusus Bagi Peserta CPNS 2021 dan PPPK dengan Suhu Tubuh Tinggi

Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara atau UPT BKN Kendari menyiapkan ruangan khusus bagi peserta CPNS 2021 dengan suhu tubuh tinggi. 

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Ruangan CAT untuk SKD CPNS 2021 di UPT BKN Kendari 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara atau UPT BKN Kendari menyiapkan ruangan khusus bagi peserta dengan suhu tubuh tinggi. 

Kepala UPT BKN Kendari Budi Haryanto mengatakan pihaknya menyiapkan ruangan khusus bagi peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat Celcius.

Kata dia, ruangan khusus tersebut juga berlaku bagi peserta CPNS 2021 dengan hasil swab PCR maupun Antigen positif.

"Dia bisa tetap ikut ujian, tapi kita siapkan ruangan khusus untuk peserta yang suhunya tinggi atau positif," kata Budi saat ditemui di Kantor UPT BKN Kendari di Jalan Sultan Hasanuddin, Tipulu, Kendari Barat, Kota Kendari, Sultra, Selasa (31/8/2021).

Adapun peserta dengan kondisi tanpa gejala, tetapi positif Covid-19, tetap bisa datang mengikuti tes hanya saja ruangannya terpisah dengan peserta yang normal.

Baca juga: BKD Lakukan Persiapan Tes SKD CPNS 2021 Sultra dan PPPK Non-Guru, Lokasi Ujian, Jadwal Seleksi

Baca juga: Ini 2 Lokasi Tes SKD CPNS di Kota Kendari, Persiapan Capai 95 Persen Mulai 2 hingga 15 September

Namun jika peserta positif Covid-19 dalam perawatan, di mana kondisinya tidak memungkinkan untuk mengikuti tes SKD dan harus isolasi mandiri (isoman) maka peserta wajib melapor kepada instansi masing-masing.

Mereka nantinya, kata Budi Haryanto, akan dibuatkan surat permohonan kepada BKN Jakarta untuk dijadwalkan tes SKD ulang.

Budi menyampaikan kepada peserta agar membawa hasil tes asli dari fasilitas kesehatan terpercaya yang menyediakan layanan swab Antigen maupun PCR.

"Tentunya hasil swab Antigen maupun PCR harus terupdate. Kami tidak bisa menentukan di mana, asal bisa dipertanggungjawabkan hasilnya," ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved