Covid19 Sultra
Update Covid-19 Sultra per 31 Agustus 2021: 38 Kasus Aktif, Total Pasien Dirawat 1.633 Orang
Jubir Satgas Covid-19 Sultra, dr Laode Rabiul Awal mengatakan konfirmasi positif di Sultra terjadi penambahan sebanyak 38 kasus.
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/lawan-covid-19.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Update Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa, 31 Agustus 2021, terjadi penambahan kasus sebanyak 38 kasus.
Jubir Satgas Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal mengatakan konfirmasi positif di Sultra mengalami penambahan sebanyak 38 kasus.
Meski ada penambahan, menurut pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini, jumlah kasus tersebut menurun dari sebelumnya yang bahkan mencapai di atas 100 per hari.
Sehingga data terkonfirmasi positif Covid-19 Sultra secara nasional berjumlah 19. 655 kasus.
Sementata kasus sembuh berjumlah 17.537 kasus.
Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Kepala Daerah Tingkatkan Testing dan Tracing, Jangan Takut Kasus Covid-19 Naik
Ia menyebutkan, pasien terkonfirmasi positif dalam perawatan berjumlah 1.633 kasus.
Jumlah tersebut turun dari angka sebelumnya yang mencapai 1.740 kasus.
Rabiul mengatakan jumlah pasien sembuh di Sultra terus meningkat.
“Jumlah kasus perawatan mengalami penurunan, hari ini jumlah kasus yang masih perawatan berjumlah 1.633 orang,” katanya, Selasa (31/8/2021).
Selain itu, untuk pesien meninggal dunia berjumlah dua orang.
"Kasus meninggal sebanyak 485 orang, sebelumnya 483 orang," tuturnya.
Baca juga: Kery Saiful Konggoasa Imbau Masyarakat Konawe Ikut Vaksin Covid-19, Jangan Takut untuk Vaksinasi
Dokter Wayong meminta agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas.
Selain itu, ia berharap warga bisa mengikuti vaksinasi sehingga dapat tercipta kekebalan tubuh dan bisa mengurangi resiko jika terpapar Covid-19.
Ia juga berpesan bagi warga yang sudah ikut vaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Protokol kesehatan 5M ini penting guna memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka kasus Covid-19,” imbuhnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)