Breaking News:

Pejabat Sultra Tersangka

Direktur PT Toshida Indonesia Bakal Kembali Jadi Tersangka, Kejati Sultra Layangkan Panggilan Ketiga

Kejati Sultra bakal kembali menetapkan Direktur PT Toshida Indonesia, La Ode Sinarwan Oda sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra, Noer Adi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) bakal kembali menetapkan Direktur PT Toshida Indonesia, La Ode Sinarwan Oda sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Meski telah dinyatakan kalah dalam gugatan praperadilan yang diajukan La Ode Sinarwan, tetapi Kejati Sultra getol menjerat kembali pimpinan perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Kolaka itu.

Penyidik Kejati Sultra juga telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau SPDP baru untuk kasus dugaan korupsi izin tambang tersebut.

Saat ini pengacara negara itu telah memanggil La Ode Sinarwan Oda untuk diperiksa sebagai saksi.

Namun, surat panggilan itu nampaknya tak digubris La Ode Sinarwan Oda, surat panggilan terakhir pun bakal dikirimkan pekan ini.

Diketahui sebelumnya, Direktur PT Toshida Indonesia La Ode Sinarwan Oda ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi izin tambang bersama tiga orang lain.

Baca juga: Status Tersangka Korupsi Bos PT Toshida Dianulir Hakim di Praperadilan, Kejati: Yakin LSO Bersalah

Ketiga orang lain itu yakni mantan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga atau Kadispora Sultra Yusmin, eks Plt Kadis ESDM Sultra, Buhardiman, dan Bendahara PT Toshida Indonesia, Umar.

Ketiga tersangka di antaranya, Yusmin, La Ode Sinarwan Oda, dan Buhardiman mengajukan praperadilan.

Namun, hanya gugatan La Ode Sinarwan Oda yang diterima hakim Pengadilan Negeri atau PN Kendari.

Asisten Intelijen Kejati Sultra Noer Adi mengatakan, La Ode Sinarwan Oda dua kali mangkir dari panggilan kejaksaan, sehingga pemanggilan ketiga pun segera dilayangkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved