Breaking News:

Berita Kendari

Harga Ikan dan Sayuran di Kota Kendari Mengalami Lonjakan Harga, Pedagang Sebut Ini Pemicunya

Harga ikan dan sayuran di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami lonjakan harga, Senin (30/8/2021), pedagang sebut ini pemicunya.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Penjual Sayur di Pasar Andounohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Harga ikan dan sayuran di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami lonjakan harga, Senin (30/8/2021), pedagang sebut ini pemicunya.

Menurut beberapa pedagang kenaikan tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang selalu berubah dan tak stabil seperti hujan deras dan gelombang air laut.

"Harganya naik mas, ini saja misalnya ikan boto-boto harganya Rp35 ribu per kilonya, biasanya Rp15 sampai Rp20 ribu," ucap salah seorang penjual ikan di Pasar Korem Kendari, Alwan (29), Senin (30/8/2021).

Alwan menjelaskan kenaikan harga ikan tersebut terjadi setelah lebaran Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang lalu. 

Dagangan ikan seperti ikan layang, tuna, ikan lajang, ikan tembang dan lainnya dibelinya di pelelangan dengan harga yang juga naik bervariatif.

Penjual Ikan di Pasar Basah Korem, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/8/2021).
Penjual Ikan di Pasar Basah Korem, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/8/2021). (TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir)

Sama halnya dengan harga ikan di Pasar Andounohu Kendari, juga mengalami lonjakan harga yang bervariatif setelah Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang penjual ikan di Pasar Andounohu Kendari, Agus (53) yang telah berjualan ikan selama 20 tahun.

"Ini ikan tuna (sambil menunjuk ke arah ikan) harganya Rp120 ribu per kilo dari biasanya Rp80 ribu," ucapnya.

Tak hanya harga ikan, sayuran di Pasar Andounohu dan Pasar Korem Kendari pun mengalami lonjakan dari harga biasanya. 

Seperti diungkapkan salah seorang pedagang sayur di Pasar Andounohu Kendari, Wa Baya (40).

"Kacang panjang harganya Rp10 ribu dari sebelumnya Rp5 ribu, bayam Rp7 ribu seikat sebelumnya Rp10 ribu 3 ikat," ungkapnya.

Penjual Sayur di Pasar Andounohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/8/2021).
Penjual Sayur di Pasar Andounohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (30/8/2021). (TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir)

Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Korem Kendari, Wa Ode Diana (63), juga mengatakan harga sayuran mengalami kenaikan harga.

Untuk diketahui, seluruh sayuran dagangannya dibeli dari pengecer yang berasal dari Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). (*)

(TribunnewsSultra/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved