Breaking News:

Berita Kendari

DPB Periode Agustus Kendari Capai 212.445, KPU Bakal Kunjungi SMA/SMK untuk Menambah Data Pemilih

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Kendari mendata jumlah pemilih di Kota Kendari hingga periode Agustus 2021 mencapai 212.445 orang.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di KPU Kota Kendari, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Kendari mendata jumlah pemilih di Kota Kendari hingga periode Agustus 2021 mencapai 212.445 orang.

Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan (DPB) periode Agustus 2021 di Aula KPU Kota Kendari, Senin (30/08/2021).

Koordinator Divisi Perencanaan, Data & Informasi, La Ndolili menyampaikan untuk daftar pemilih berkelanjutan periode Agustus terdapat potensi pemilih baru sebesar 80 pemilih.

Sementara, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebesar 70 pemilih, sehingga daftar pemilih berkelanjutan periode Agustus 2021 bertambah sebesar 10 pemilih.

"Jumlah daftar pemilih berkelanjutan yang ditetapkan periode Juli 2021 sebesar 212.435," kata La Ndolili, Senin (30/08/2021) .

Baca juga: KPU Kabupaten Bombana Sebut Ada 118 Pemilih Baru yang Terdata Selama Agustus 2021

Ia mengatakan sesuai data tersebut KPU Kota Kendari menetapkan daftar pemilih berkelanjutan periode Agustus 2021 sebanyak 10 orang bertambah menjadi 212.445 pemilih.

Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 104.723 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 107.722 pemilih.

KPU Kota Kendari juga berencana akan mengunjungi sekolah menengah atas se-Kota Kendari untuk memperoleh data dan informasi bagi siswa dan siswi yang memasuki usia 17 tahun.

"Agar dapat dimasukkan dalam daftar potensi pemilih baru, serta mengunjungi 64 kelurahan se-Kota Kendari," katanya.

Ia juga mengimbau pemantauan di media sosial agar terus menerus dilakukan.

Baca juga: KPU Konawe Tunggu Instruksi Lanjutan Soal Jadwal Pilkada Serentak, Pilpres dan Pileg 2024

Apabila ditemukan pemilih berusia 17 tahun atau pemilih meninggal dunia dapat disampaikan pada bagian Data dan Informasi untuk direkap dan diverifikasi.

Sehingga, kata dia, mereka dapat dimasukan dalam daftar pemilih berkelanjutan pada bulan berikutnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved