Berita Kendari

Buka Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD 2021, Korem 143/HO Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

Korem 143/Halu Oleo (HO) membuka penerimaan calon Bintara Prajurit Karier TNI AD 2021 sekaligus penandatanganan Pakta Integritas.

Korem 143/HO
Penandatanganan Pakta Integritas Peserta Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD 2021, Jumat (27/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Korem 143/Halu Oleo (HO) membuka penerimaan calon Bintara Prajurit Karier TNI AD 2021 sekaligus penandatanganan Pakta Integritas.

Sebanyak 1.083 calon Bintara Prajurit Karier TNI AD mengikuti kegiatan yang dimonitor langsung Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Moch Syafei Kasno dan Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Amping Bujasar Tangdilintin.

Jumlah calon Bintara Prajurit Karier TNI AD sebanyak 1.083 ini terdiri dari 255 asal Kolaka, 329 asal Buton, 159 asal Muna, 312 asal Kendari, dan 28 asal Butur.

Peserta mengikuti kegiatan tersebut di Aula Jenderal Sudirman, Jumat (27/8/2021).

Sementara lainnya mengikuti secara virtual di Lapangan Makorem, agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

Pelaksana harian Kapenrem 143/HO Letda Inf Rusmin Ismail mengatakan pertemuan virtual itu sekaligus memberikan pengarahan kepada orangtua dan peserta, serta panitia seleksi penerimaan di Sub Panda Kendari.

Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD 2021, Jumat (27/8/2021)
Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD 2021, Jumat (27/8/2021) (Korem 143/HO)

Sub Panda Kendari akan menyeleksi 1.083 putra daerah secara ketat, transparan dan obyektif di Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Sebagaimana diperintahkan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pangdam XIV/Hsn, dalam penerimaan prajurit harus dilaksanakan secara ketat, obyektif, transparan, jujur dan berkeadilan," kata Rusmin, Jumat (27/8/2021). 

Rusmin mengatakan dalam kesempatan itu, Danrem menegaskan jika terdapat pelanggaran seperti berbuat curang dan penyuapan, maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Termasuk, jika nanti anaknya lulus pun, kemudian akan diajukan untuk dikeluarkan, karena prosesnya dapat dikategorikan melanggar dan berbuat curang," tambahnya.

Dalam pengarahannya Danrem 143/HO menegaskan seleksi calon prajurit tidak hanya ketat tapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum baik di dunia maupun akhirat.

"Hal ini perlu saya tegaskan agar tidak ada yang mencoba, jika ada oknum yang mencoba-coba semuanya akan di proses hukum sesuai aturan, baik dari pihak oknum penerima dan orang tua/wali yang memberikan," lanjut Danrem. 

Baca juga: Polda Sultra dan Korem 143/Haluoleo Gandeng Mahasiswa Bantu Warga Terdampak PPKM Mikro di Kendari

Untuk diketahui, animo seleksi penerimaan calon Bintara Prajurit Karier TNI AD di wilayah Sultra secara online sejumlah 2.933 orang.

Sementara yang akan diloloskan 60 orang dan akan mengikuti pendidikan dengan alokasi Kolaka 12 orang, Buton 14 orang, Muna 7 orang, Kendari 20 orang, dan Butur 7 orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved