Breaking News:

Berita Konawe

Sebanyak 6 Pria Ditangkap Polisi, Diduga Lakukan Pencurian Solar dan Oli Milik PT VDNI di Morosi

Mereka ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana pencurian bahan bakar jenis solar dan oli milik PT Virtue Dragon Nikel Industry (PT VDNI). 

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Polsek Bondoala, Konawe, Sultra, menangkap 6 tersangka pencurian solar dan oli PT VDNI Morosi, Jumat (27/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Kepolisian Sektor atau Polsek Bondoala, Kabupaten Konawe mengamankan sebanyak enam orang pria pada Jumat (27/8/2021).

Mereka ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana pencurian bahan bakar jenis solar dan oli milik PT Virtue Dragon Nikel Industry (PT VDNI). 

Kapolsek Bondoala, IPTU Kadek Sujayana menuturkan, awalnya polisi menerima laporan dari karyawan PT VDNI terkait dugaan tindak pidana pencurian solar dan oli milik perusahaan tersebut.

Di mana, tindak pidana pencurian yang terjadi di PT VDNI, Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe tersebut diduga dilakukan oleh pria berinisial W dan lima orang lainnya.

Mantan Kapolsek Abuki ini menjelaskan, pihak tim keamanan perusahaan juga awalnya menerima informasi dari PAM Obvit Polda Sultra bahwa sering terjadi pencurian BBM jenis solar di kawasan industri.

Baca juga: PT VDNI Morosi Salurkan 200 Tabung Oksigen Per Hari untuk Pasien Covid-19 di RSUD Kendari 

"Pada hari Rabu (25/8/2021), pukul 23.30 Wita, tim keamanan melakukan pengintaian dan melihat satu unit mobil merek Agya warna kuning mencurigakan," kata IPTU Kadek Sujayana dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (27/8/2021).

Kapolsek Bondoala ini melanjutkan, kendaraan tersebut sesuai dengan informasi dari personel pengamanan Obvit sebelumnya.

Tim keamanan PT VDNI kemudian menghentikan kendaraan tersebut dan melakukan interogasi kepada terduga pelaku yakni W.

"W mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti berupa sembilan jerigen isi 35 liter berisi BBM jenis solar dan satu jerigen berisi oli yang berasal dari dalam perusahaan," lanjutnya.

Dari hasil interogasi tersebut, W mengaku, barang BBM jenis solar dan oli tersebut berasal dari dalam perusahaan PT VDNI yakni diambil dari tangki alat berat (loader) dan excavator.

Baca juga: Nasib Buruk Pelaku Pembunuhan di PT VDNI Morosi, Gegara Penusukan Maut Diancam Penjara Seumur Hidup

Kemudian, tim keamanan internal PT VDNI mencari teman pelaku dan berhasil mengamankan pelaku lainnya sehingga berjumlah enam orang di pos security PT VDNI untuk dimintai keterangan.

"Atas kejadian tersebut pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp4 juta. Sehingga membuat laporan di Polsek Bondoala untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keenam pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 3e, 4e KUHP subsider Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved