Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Anggota DPD RI Wa Ode Rabia: Program Padat Karya Kemenhub di Sultra Bantu Warga Terimbas Covid-19

Anggota Komite II DPD RI ini menyaksikan pelaksanaan program Padat Karya Gelombang II Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Fadli Aksar
Istimewa
Anggota Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI asal daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan menyambangi Kabupaten Kolaka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI asal daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan menyambangi Kabupaten Kolaka.

Anggota Komite II DPD RI ini menyaksikan pelaksanaan program Padat Karya Gelombang II Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub.

Kegiatan ini berlangsung di kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kecamatan Pomala, Kabupaten Kolaka, Sultra Rabu, (25/8/2021). 

Program padat karya gelombang II Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI di Sultra berlokasi di UPP Pomala, UPP Lapuko, UPP Molawe dan UPP Wanci Provinsi Sultra.

Rabia menguraikan kunjungannya di Kolaka bermaksud untuk memastikan program ini terlaksana dengan baik tanpa kendala. 

Anak Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae ini mengharapkan padat karya ini dapat menstimulasi pembangunan di daerah untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. 

Baca juga: Senator asal Sultra, Wa Ode Rabia Apresiasi Agung Sedayu Group Beri Rumah ke Greysia dan Apriyani

Meski dari sisi kuantitas, baik jumlah tenaga kerja dan dana relatif kecil, namun kegiatan ini ialah wujud atensi pemerintah khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat terlebih pada masa pandemi 

"Ini adalah wujud perhatian dan kepedulian pemerintah dan DPD RI untuk pembangunan daerah. Kami hadir bersama pemerintah untuk mendayagunakan pekerja lokal yang ada di sekita pelabuhan", ucap Rabia.

Ia mengatakan, program padat karya dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mengurangi pengangguran, serta masyarakat miskin. 

Di sisi lain untuk memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, mewujudkan peningkatan akses masyarakat miskin, membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di daerah. 

"Solusi atas penciptaan lapangan kerja dapat diwujudkan melalui kegiatan pembangunan secara swakelola dan padat karya tunai. Apalagi kondisi Covid-19 saat ini masyakarat kesulitan mendapat kerja," ujar srikandi muda Sultra.

Baca juga: Kutuk Kekerasan di Palestina, Senator Wanita Asal Sulawesi Tenggara Ini Serukan Embargo Israel

Rabia juga memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI, karena program tersebut menyerap tenaga kerja lokal sehingga memberikan manfaat untuk peningkatan produksi dan nilai tambah, perluasan kesempatan kerja, dan perluasan aksesibilitas pelayanan dasar. 

"Program ini melibatkan tenaga kerja masyarakat sekitar pelabuhan, dengan sistem upah harian, harapannya ekonomi masyarakat terbantu dan meningkat, akibat pandemi Covid'19" ucapnya. 

Rabia berharap, program padat karya seperti ini lebih ditingkatkan guna membuka lapangan pekerjaan yang dapat membantu meningkatan ekonomi masyarakat sekitar Kantor UPP tersebut.

"Selama kegiatan berlangsung saya berharap  kita semua tetap menjalankan protokol kesehatan guna berupaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dan memperhatikan keselamatan dalam bekerja," tutup Rabia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved