Breaking News:

Berita Konawe

Itwasda Polda Sulawesi Tenggara Sebut Pungutan Liar Bakal Hilang Jika Masyarakat Aktif Melaporkan

Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Sulawesi Tenggara atau Sultra menggelar sosialisasi sapu bersih pungutan liar di Gedung Wekoila, Kabupaten Konawe

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
(Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com)
Auditor Kepolisian Madya TK III Inpektorat Pengawasan Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Itwasda Polda Sultra) Kombes Pol R Bambang Tjahjo Bawono. Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Sulawesi Tenggara atau Sultra menggelar sosialisasi sapu bersih pungutan liar ( Saber Pungli) di Gedung Wekoila, Kabupaten Konawe, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Sulawesi Tenggara atau Sultra menggelar sosialisasi sapu bersih pungutan liar ( Saber Pungli) di Gedung Wekoila, Kabupaten Konawe, Rabu (25/8/2021).

Auditor Kepolisian Madya TK III Inpektorat Pengawasan Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Itwasda Polda Sultra) Kombes Pol R Bambang Tjahjo Bawono, mengajak UPP kabupaten agar memaksimalkan kegiatan dalam pemberantasan pungutan liar (Pungli).

"Tujuannya supaya pelayanan publik di wilayah masing-masing jalan. Masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang profesional bebas dari pungli," kata Kombes Pol R Bambang Tjahjo Bawono.

Tjahjo menambahkan, saat ini tantangan dalam memberantas pungli yakni kurangnya partisipasi masyarakat untuk melapor.

Menurutnya, kurangnya partisipasi tersebut juga tidak lepas dari sosialisasi yang kurang maksimal.

"Jadi ketika nanti masyarakat sudah aktif partisipasi, saya kira hilang itu (Pungli)," tambahnya.

Baca juga: Polda Sultra Buka Rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus Bidan dan Perawat, Berikut Persyaratannya

Baca juga: Kenalan Lewat Medsos hingga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Seorang Pemuda di Konawe Ditangkap Polisi

Selain itu, Tjahyo mengimbau agar masyarakat menginformasikan secara langsung jika menemukan pungli dalam pelayanan publik.

Informasi tersebut dapat disampaikan melalui sekretariat UPP Kabupaten Konawe di Kantor Inspektorat Konawe.

Masyarakat juga bisa melaporkan adanya pungli kepada Ombudsman melalui online.

"Bagi masyarakat yang mengetahui adanya praktek pungli di wilayahnya silahkan nanti membuat pengaduan secara online melalui Ombudsman," ujarnya.

Tjahjo menjelaskan, dalam menginformasikan praktek pungli, pihaknya juga bakal melindungi identitas masyarakat yang melaporkan itu.

Diketahui, sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso, Wakapolres Konawe, Kompol Selam, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Konawe.(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved