Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Sekda Sultra Nur Endang Abbas Ikuti Rapat Virtual Percepatan Penurunan Stunting Bersama Wapres

Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara ( Sekda Sultra) Nur Endang Abbas mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
Pemprov Sultra
Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara ( Sekda Sultra) Nur Endang Abbas mengikuti rapat virtual Percepatan Penurunan StuntingSekretaris Daerah Sulawesi Tenggara ( Sekda Sultra) Nur Endang Abbas mengikuti rapat virtual Percepatan Penurunan Stunting. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara ( Sekda Sultra) Nur Endang Abbas mengikuti rapat virtual Percepatan Penurunan Stunting, Senin (23/8/2021).

Rapat virtual tersebut digelar di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Jl Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Rakornas tersebut dengan tema “Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting“, yang digelar Sekretariat Wakil Presiden.

Ketua Pengarah Percepatan Penurunan Stunting, Wapres KH Maruf Amin berpesan supaya konvergensi dalam penurunan stunting harus diwujudkan.

Konvergensi merupakan kunci untuk memastikan program-program intervensi dapat dilaksanakan secara optimal sehingga berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting.

Baca juga: Gubernur, Wagub, Sekda Sultra Kenakan Pakaian Adat Ikuti Upacara di Istana Negara Secara Virtual

Baca juga: Istri Bupati Wakatobi Dilantik Sekda Sultra Jadi Ketua Tim Penggerak PKK Masa Bakti 2021-2026

Ia meminta Kepala BKKBN, agar segera berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait, pemerintah daerah.

"Untuk memastikan konvergensi antar program terjadi dari tingkat pusat hingga ke tingkat desa, bahkan hingga ke tingkat rumah tangga,” ucap KH Ma’ruf Amin.

Menurut KH Maruf Amin, program tersebut harus menyasar kelompok sasaran utama yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan anak di bawah usia dua tahun yang disebut sebagai Keluarga 1.000 Hari Pertama Kehidupan, dan juga remaja puteri, pasangan usia subur dan anak balita.

"Dengan menyasar kelompok sasaran Insyaallah target 14 persen pada akhir tahun 2024 akan tercapai. Inilah tugas pertama bagi Kepala BKKBN," ujarnya.

Diketahui, percepatan penurunan stunting merupakan prioritas nasional yang sedang diupayakan oleh pemerintah pada saat ini.

Target yang sudah ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024 adalah menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024.

Komitmen para kepala daerah sangat diperlukan dalam upaya percepatan pencegahan stunting.

Untuk itu, Kepala Daerah dan pimpinan OPD terkait dari kabupaten dan kota prioritas untuk 2021, diharapkan untuk hadir dan menunjukkan komitmennya dalam percepatan pencegahan stunting.(*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved