Profil Pak Adi: Peserta MasterChef Indonesia Season 8, Dijuluki sebagai 'Lord Adi'
Berikut profil Pak Adi atau Lord Adi, peserta MasterChef Indonesia season 8.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/pak-adi-masterchef-indonesia-season-8.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kompetisi memasak MasterChef Indonesia season 8 akan memasuki babak grand final.
Pada episode sebelumnya, peserta bernama Adi atau akrab disapa Pak Adi tereliminasi di babak tiga besar.
Sementara dua peserta lainnya yakni Jesselyn Lauwreen dan Nadya Puteri akan melanjutkan perjalanan mereka ke babak grand final.
Terhentinya jalan Pak Adi di MasterChef rupanya menyita perhatian publik.
Dilansir Tribunnews.com, nama Pak Adi bahkan menduduki jajaran trending Twitter pada Minggu (22/8/2021) kemarin.
Baca juga: Joy Red Velvet dan Crush Dikonfirmasi Berpacaran
Adapun Adi tereliminasi setelah masuk pressure test bersama kontestan MasterChef Season 8 lainnya, Nadya.
Tereliminasinya Adi dari babak top 3 MasterChef Indonesia Season 8 membuat banyak penonton kecewa.
Bahkan sejumlah warganet menggaungkan 'Hari Patah Hati' karena kontestan favorit mereka tereliminasi.
Mereka juga membanjiri kolom komentar di akun Instagram MasterChef Indonesia Season 8, @masterchefina.
Menurut mereka, kehadiran Adi di ajang MasterChef Indonesia Season 8 telah memberikan warna tersendiri pada kompetisi memasak tersebut.
Baca juga: Profil Bobby iKON: Rapper Korea yang Umumkan Pernikahan, Sempat Tinggal di AS sebelum Jadi Idol
Lantas, siapakah sosok Adi? Berikut profilnya sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:
1. Biodata Pak Adi
Pemilik nama lengkap Suhaidi Jamaan itu lahir di Tanah Datar, Sumatera Barat pada 2 September 1979.
Artinya, saat berkompetisi di ajang MasterChef Indonesia Season 8, Adi telah berusia 41 tahun.
Sehari-hari, Adi berprofesi sebagai petani cabai.
Ia memiliki seorang istri bernama Nelli Sovia dan telah dikarunia dua orang anak.
Nelli Sovia adalah gadis Minang yang 'ditemukan' Adi lewat telepon.
Hal ini pernah disampaikan Adi saat mengikuti babak audisi MasterChef Indonesia Season 8.
Baca juga: Rekomendasi 2 Film Korea yang Dibintangi Jang Ki Yong: Ada Sweet & Sour yang Rilis Tahun 2021
2. Bantu Ibu Jualan
Dalam babak audisi tersebut, salah satu juri, Chef Renatta Moeloek sempat menanyai Adi darimana belajar memasak.
Rupanya, ia pernah membantu sang ibu menjual makanan.
"Kayak gorengan, nasi Padang, yang minimal aja, Chef," kata Adi.
Selain itu, Adi juga pernah merantau ke Malaysia selama beberapa tahun.
Ia kemudian kembali ke Indonesia setelah menemukan tambahan hati, yang tak lain sang istri sekarang.
3. Dikenal dengan Teknik Memasak yang Barbar
Masih di babak audisi, Adi dikenal sebagai kontestan dengan teknik memasak yang disebut Chef Arnold Poernomo, barbar.
Bagaimana tidak, ia menggunakan pisau untuk membalik makanan bebek yang sedang diolahnya di atas teflon.
Hal ini membuat Chef Arnold berkomentar.
"Itu ada capitan, bisa dipakai, jangan pisau. Kamu masak barbar sekali, ya," ujar Chef Arnold.
Menyadari hal tersebut, Adi langsung mengambil capitan dan menggunakannya untuk memasak.
"Biasa di pedalaman, Chef," jawab Adi.
Baca juga: Sinopsis Film Eagle Eye, Aksi Shia LaBeouf dan Michelle Monaghan Jalankan Misi Rahasia
Adi juga dikenal dengan teknik memasak yang cepat.
Hal ini diamini oleh kontestan lain, Jesselyn saat satu tim bersama Adi dalam tantangan tumpeng yang tayang Sabtu (21/8/2021).
Jesselyn mengaku kaget dengan Pak Adi yang sudah berhasil mengolah telur khas Padang dan olahan ayam dalam waktu singkat.
Termasuk saat tantangan Lelang, Adi sukses menghidangkan steak tartare with mango salad and garlic bread hanya dalam waktu 20 menit.
Baca juga: Mengenal Manfaat Minyak Gosok Cap Tawon untuk Redakan Nyeri Otot
4. Celetukan 'too long'
Adi juga dikenal sebagai kontestan yang bisa menentukan waktu memasak di MasterChef Indonesia Season 8.
Hal ini berawal dari celetukannya dalam tantangan Bubur.
Saat itu, Chef Renatta hendak memberikan waktu memasak bubur selama 60 menit.
Tak disangka, Adi bilang, "too long" alias terlalu lama.
Celetukan Adi langsung disambut teriakan tak terima oleh kontestan lain.
"Saya bilang too long karena saya bisa membuat bubur kurang dari 60 menit, Chef," kata Adi.
Baca juga: Mengenal Manfaat Minyak Tawon untuk Cegah Gigitan Serangga, Simak Cara Menggunakannya Berikut Ini
Tak disangka, permintaan Adi langsung disetujui Chef Juna Rorimpandey yang memangkas waktu memasak menjadi 45 menit.
Hal ini tak hanya terjadi sekali. Beberapa kali Pak Adi dimintai pendapat oleh juri tentang waktu memasak.
Tak heran, bila banyak warganet yang menyebut Pak Adi sebagai pengendali waktu.
5. Dikenal dengan Sebutan Lord
Julukan lain yang disematkan kepada Adi adalah Lord.
Tidak diketahui secara persis, kapan dan siapa yang menyebut Adi dengan sebutan Lord Adi.
Namun julukan Lord Adi diberikan oleh para fans yang kagum dengan keahlian serta tingkah laku Pak Adi.
Pasalnya, walau dikenal memiliki wajah yang cukup garang, tapi Pak Adi adalah sosok yang lucu.
Walau sesekali menunjukkan sikap 'tengil,' Pak Adi tetap disukai penonton karena karakter khasnya.
Baca juga: Sinopsis Film Korea Duel Final Round: Pembalasan Dendam Lee Joo Seung atas Kematian Sang Kakak
Yang lebih mengejutkan, Adi yang sempat tak diperhitungkan di MasterChef Indonesia Season 8, justru lolos terus dan sukses menembus Top 3.
Ia pertama kali menang pada tantangan Flour and Milk dan selanjutnya, acapkali menang baik secara tim maupun individu.
Rekor pun dipecahkan Adi dengan sukses memenangkan challenge selama delapan kali.
Hal ini pun seolah mengesankan, julukan Lord Adi pantas disematkan pada ayah dua anak tersebut.
6. Gagal di Top 3
Sayangnya, perjuangan Pak Adi di MasterChef Indonesia Season 8 harus terhenti di babak tiga besar alias Top 3.
Diketahui dari tayangan MasterChef Indonesia Season 8, Minggu (22/8/2021), Pak Adi, Nadya, dan Jesselyn ditantang membuat masakan Modern Indonesia dengan satu bahan dasar (One Core Ingredient).
Di babak pertama, Adi dkk diminta mengolah ikan king cobia menjadi menu appetizer (hidangan pembuka).
Pak Adi sukses menjadi pemenang.
Baca juga: Lirik Lagu Mayday, Lagu Kolaborasi Crush dan Joy Red Velvet
Kemudian, pada babak kedua, Adi dkk harus mengolah burung dara menjadi main course (hidangan utama).
Sayangnya di babak ini, Adi harus mengakui keunggulan dari Jesselyn.
Ia pun ke babak pressure test dan melawan Nadya.
Keduanya diminta mengolah alpukat menjadi dessert (makanan penutup).
Pak Adi membuat alpukat cendol dawet yang sayangnya makanan ini tak bisa menyelamatkannya dari pressure test.
Walau secara konsep dan plating dinilai memuaskan, tapi alpukat cendol dawet buatan Adi terlalu asin.
Dengan hasil tersebut, Adi harus tereliminasi dan otomatis menjadi juara ke-tiga MasterChef Indonesia Season 8.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PROFIL Pak Adi, Peserta MasterChef Season 8 yang Tereliminasi di Top 3, Dikenal dengan Sebutan Lord