Breaking News:

Latihan Tempur Yonif 725 Woroagi

Cara TNI-AD Lindungi Warga Konawe Utara dari Penularan Covid-19, Gelar Vaksinasi Usai Latihan Tempur

TNI-AD Yonif 725/Woroagi yang berlatih tempur di Kecamatan Langgikima, Konawe Utara, Sultra, menutup kegiatan dengan menggelar vaksinasi Covid-19. 

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Risno Mawandili
Handover
TNI-AD Yonif 725/Woroagi gelar vaksinasi seusai latihan di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langgikima, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Cara Tentara Republik Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di Sulawesi Tenggara (Sultra) Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi melindungi warga Konawe Utara (Konut) dari penularan Covid-19.

TNI-AD Yonif 725/Woroagi menggelar vaksinasi Covid-19 seusai berlatih tempur di Konut, Sultra

Dari persiapan 300 dosis, pasukan pejalan kaki dari Sultra berhasil penyuntikan vaksin kepada 193 orang. 

Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Indonesia Minggu, 22 Agustus 2021: Tercatat Ada 12.408 Kasus Baru

Baca juga: Tahlilan 40 Hari Istri Gubernur Sultra Agista Ariany, Ali Mazi Minta Kesalahan Istrinya Dimaafkan

Plh Kapenrem 143/Haluoleo Letda Inf Rusmin Ismail mengatakan, TNI-AD yang menggelar latihan tempur di Konawe Utara merupakan pasukan pejalan kaki yang bertugas di wilayah Konawe, Kolaka, dan Buton.

Setelah latihan tempur, pasukan lalu menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langgikima, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/8/2021).

Vaksinasi itu diinisiasi oleh Danyonif 725/Woroagi Letkol Inf Muh Amin bersama Rumah Sakit (RS) Korem Dr R Ismoyo.

TNI-AD terlihat melayani seorang warga yang ingin mengikuti vaksinasi massal di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langkikima, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/8/2021).
TNI-AD bersama perawat terlihat melayani seorang warga yang ingin mengikuti vaksinasi massal di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langkikima, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/8/2021). (Handover)

Ia mengaku, tujuan vaksinasi untuk menghadirkan negara pada masyarakat desa yang sulit diakses.

"Sebagaimana disampaikan Danrem 134/Haluoleo, Brigjen TNI Jannie A Siahaan, kegiatan bukan saja latihan tempur untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, tetapi juga menghadirkan negara di wilayah pedesaan yang aksesnya sulit ditempuh dan memiliki potensi konflik," ujar Rusmin lewat rilis resmi, Minggu (11/8/2021).

Ia melanjutkan, diharapkan vaksinasi dapat menginspirasi pemangku kebijakan yang lain.

"Semua berharap ini bisa menginspirasi pemangku kebijakan lain untuk terjun bersama, membantu masyarakat Sultra menghadapi pandemi Covid-19," tandas Rusmin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved