Breaking News:

Berita Konawe

Puluhan Mahasiswa Universitas Lakidende di Konawe Unjuk Rasa Tuntut Surat DO Rekan Mereka Dicabut

Puluhan Mahasiswa Universitas Lakidende atau Unilaki menggelar unjuk rasa di halaman kampus, Jum'at (20/8/2021).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Laode Ari
Arman Tosepu/Tribunnewssultra.com
Mahasiswa Universitas Lakidende menggelar unjuk rasa di halaman kampus, Jumat (20/8/2021). Mahasiswa menuntut rektor untuk mencabut kembali surat keputusan DO kepada 10 rekan mereka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Puluhan Mahasiswa Universitas Lakidende atau Unilaki menggelar unjuk rasa di halaman kampus, di Wawotobi, Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara,  Jumat (20/8/2021).

Unjuk rasa itu buntut keluarnya drop out atau surat DO dari rektor kepada seorang mahasiswa Fakultas Teknik Unilaki.

Dimana, mahasiswa tersebut terlibat dalam kasus kriminal yang menjeratnya.

Rekan-rekan mahasiswa tersebut kemudian menggelar unjuk rasa menuntut agar surat yang dikeluarkan pihak rektorat dicabut.

Baca juga: Mahasiswi Unilaki di Konawe Sebut Pimpinan Kampus Bobrok Karena Skorsing Mahasiswa Tanpa Prosedur

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, awalnya mahasiswa berorasi di depan Gedung Rektorat  serta membakar ban bekas.

Kecewa tak ditemui oleh pihak rektorat, mahasiswa dari fakultas teknik ini kemudian berorasi dibagian halaman belakang kampus.

Dibagian halaman belakang, mahasiswa yang berunjuk rasa lalu menumpuk kursi tepat ditengah lapangan kemudian beberapa mahasiswa coba membakar kursi-kursi itu.

Mahasiswa Universitas Lakidende Konawe saat membakar bangku dan kursi kampus sebagai bentuk protes surat DO dari rektor kepada rekan mereka.
Mahasiswa Universitas Lakidende Konawe saat membakar bangku dan kursi kampus sebagai bentuk protes surat DO dari rektor kepada rekan mereka. (Arman Tosepu/Tribunnewssultra.com)

Beruntung, aparat kepolisian dari Kepolisian Resor (Polres) Konawe yang dipimpin langsung oleh Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso bergerak cepat mencegah para mahasiswa membakar kursi-kursi itu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unilaki, Ir Asrul berdialog dengan para mahasiswanya mengatakan, Ia telah menghubungi pihak yayasan Unilaki melalui via telepon.

Namun, Ia melanjutkan, Rektor Unilaki, Dr H Rostin tidak dapat menemui para mahasiswa yang sedang berunjuk rasa itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved