Breaking News:

Berita Baubau

Petugas Satgas Covid-19 Baubau Tak Gunakan APD saat Memulasarkan Jenazah

Petugas Satgas Covid-19 di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), tak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memulasarakan jenazah. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Handover
Tampak empat orang petugas evakuasi Covid-19 tak mengenakan APD saat pemulasaran jenazah. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Petugas Satgas Covid-19 di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), tak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memulasarakan jenazah. 

Hal itu diketahui lewat foto beredar di whatsapp messengger yang diperoleh Tribunnewssultra.com, Kamis (19/8/2021). 

Pada foto, tampak empat orang petugas evakuasi Satgas Covid-19 Baubau tak pakai APD saat mengevakuasi peti jenazah pasien Covid-19.

Mereka bahkan hanya mengenakan baju kaus dan celana pendek saat membawa peti jenazah.

Baca juga: HUT ke-76 RI, Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 Gelar Upacara dengan Kenakan Hazmat

Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Baubau, Muslimin Hibali, membenarkan peristiwa dalam foto tersebut. 

Terjadi saat pemulasaran jenazah di Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sultra, Selasa (17/8/2021). 

"Iya benar, saya baru saja memarahi mereka karena tidak mematuhi SOP (standar operasional prosedur) saat bertugas," ujar Muslimin di telepon, Kamis (19/8/2021). 

Ia menambahkan, telah melakukan swab antigen kepada empat orang tim evakuasi jenazah Covid-19 itu. 

"Hasilnya saat ini masih negatif. Memang setiap minggu sekali juga kami melakukan swab antigen. Sampai saat ini belum ada yang positif," akunya. 

Muslimin menambahkan, alasan tim evakuasi tak mengenakan APD karena sering mendapat kekerasan dari keluarga janazah. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved