Breaking News:

Berita Baubau

Merasa Difitnah Aniaya Mantan Suami Usai Miras, Seorang Wanita di Baubau Lapor Polisi

Seorang ibu muda berinisial AIN (25), melaporkan mantan suaminya berinisil AM (25), di Kepolisian Resor (Polres) Baubau, Rabu (18/8/2021). 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Istimewa
Ilustrasi penganiayaan. Seorang wanita di Baubau Sulawesi Tenggara melaporkan mantan suaminya ke polres, karena dituduh menganiaya mantan suami saat miras. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Merasa difitnah menganiaya mantan suami, seorang wanita di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), lapor polisi. 

Seorang ibu muda berinisial AIN (25), melaporkan mantan suaminya berinisil AM (25), di Kepolisian Resor (Polres) Baubau, Rabu (18/8/2021). 

AIN merasa telah difitnah menganiaya mantan suaminya saat berada di tempat minuman keras atau miras.

Selain itu AIN juga merasa ia dan keluarganya dicemarkan nama baiknya atas tudingan tersebut. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Kasat Reskrim Polres Baubau, Iptu Nadjamuddin, membenarkan laporan dugaan pencemaran nama baik tersebut. 

"Iya benar, AIN melaporkan dugaan pencemaran nama baik, karena mantan suami melaporkan dugaan penganiayaan," ujarnya lewat pesan Whatsapp Messenger, Kamis (19/8/2021). 

Baca juga: Ancam Gorok Leher Siswa, Seorang Lelaki di Buton Utara Ditangkap Polres Butur

Sebelumnya, AM terlebih dahulu melaporkan AIN ke Polres Baubau, atas dugaan tindak pidana penganiayaan, Selasa (19/8/2021).

AM mengaku, dipukul mantan istri saat hendak mengambil anaknya yang masih berusia 18 bulan. 

Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi kompleks BTN Topaz, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Senin (17/8/2021) malam. 

AM mengaku, ingin mengambil anaknya karena sering dititipkan lokasi pesta minuman keras (miras).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved