Hari Kemerdekaan RI

Profil Ainun Jariah Ismail, Paskibraka 2021 Asal SMK 3 Baubau Sulawesi Tenggara di Istana Merdeka

Profil Ainun Jariah Ismail yang merupakan Paskibraka 2021 asal SMK 3 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di Istana Merdeka.

Editor: Aqsa
Handover
Profil Ainun Jariah Ismail yang merupakan Paskibraka 2021 asal SMK 3 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di Istana Merdeka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Profil Ainun Jariah Ismail yang merupakan Paskibraka 2021 asal SMK 3 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di Istana Merdeka.

Ainun Jariah merupakan salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2021 yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Baubau, Provinsi Sultra.

Ainun Jariah dikukuhkan sebagai Paskibraka 2021 oleh Presiden Joko Widodo di halaman istana, Jakarta, pada Kamis (12/08/2021).

Selain Ainun Jariah, paskibraka asal Sulawesi Tenggara lainnya yakni Aditya Arya Anandtha Bahtiar juga dikukuhkan.

Aditya merupakan siswa SMA 1 Kendari.

Sebanyak 68 Paskibraka yang dikukuhkan termasuk Ainun dan Aditya merupakan perwakilan siswa dan siswi sekolah menengah atas (SMA) sederajat dari seluruh provinsi di Indonesia.

Mereka akan mengibarkan dan menurunkan bendera pada upacara kemerdekaan yang merupakan puncak Hari Ulang Tahun atau HUT RI ke 76 di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa 17 Agustus 2021.

Ainun Jariah sebelumnya lolos Paskibraka 2021 setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang mulai tingkat kabupaten hingga provinsi.

Dia berhasil menyisihkan perwakilan siswi SMA/ SMK lainnya yang merupakan utusan dari 17 kabupaten/ kota se-Sulawesi Tenggara.

Gadis remaja yang duduk di bangku kelas 2 SMK 3 Kota Baubau tersebut pun lolos sebagai salah satu Paskibraka 2021 dari dua utusan Provinsi Sultra.

Profil Ainun Jariah Ismail (kanan) yang merupakan Paskibraka 2021 asal SMK 3 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di Istana Merdeka.
Profil Ainun Jariah Ismail (kanan) yang merupakan Paskibraka 2021 asal SMK 3 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, di Istana Merdeka. (Amelda Devi/TribunnewsSultra.com)

Satu lagi utusan Sultra sebagai paskibraka tingkat nasional pada tahun ini yakni Aditya Arya Anandhta yang merupakan siswa SMA 1 Kendari.

Sosok Ainun Jariah Ismail

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau, La Ode Darussalam, Ainun lolos karena kemampuan menguasai wawasan kebangsaan, kesamaptaan, dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Ketika kami seleksi di Kota Baubau, Ainun itu merupakan siswa yang nilainya terbaik untuk regu perempuan,” kata Darussalam dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, belum lama ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sendiri mengutus 4 orang perwakilan untuk seleksi Paskibraka 2021.

Baca juga: Bikin Bangga, Ainun Jariah Siswi SMK Negeri 3 Baubau Lolos Paskibraka Nasional di Istana Negara

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 dari 4 orang utusan Baubau masuk 5 besar.

Namun, hanya Ainun yang lolos menjadi Paskibraka tingkat nasional di Jakarta pada tahun ini.

Selain itu, dia memperkirakan Ainun dipilih karena postur tubuhnya yang berimbang.

Tinggi badan anak perempuan dari pasangan suami istri Ismail dan Wa Ode Rosdiana tersebut mencapai 172 centimeter (cm).

“Selain postur tubunya yang proporsional, juga wawasan kebangsaanya itu sangat baik," bebernya.

Darussalam menjelaskan hal itu berdasarkan seleksi tingkat hasil Kota Baubau pada April 2021.

Ketika itu, katanya, sudah terpikir, Ainun bisa terpilih jadi paskibraka tingkat nasional.

“Anak itu memang dari awal sudah menunjukan bakat dan kecerdasan serta attitude yang baik,” jelasnya.

Tahap Seleksi Provinsi

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melepas 2 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Sultra yakni Ainun Jariah Ismail, dan Aditya Arya Anandtha Bahtiar di Rujab Gubernur Sultra, Sabtu (24/7/2021) lalu.
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melepas 2 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Sultra yakni Ainun Jariah Ismail, dan Aditya Arya Anandtha Bahtiar di Rujab Gubernur Sultra, Sabtu (24/7/2021) lalu. (Handover)

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi melepas 2 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Nasional di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra pada Sabtu (24/7/2021) lalu.

Mereka yakni siswa SMA 1 Kendari Aditya Arya Anandtha Bahtiar dan siswi SMK 3 Baubau Ainun Jahria Ismail.

Gubernur Ali Mazi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Nur Endang Abbas, para asisten, sejumlah kepala OPD dan perwakilan TNI-Polri.

Ali Mazi menyampaikan selamat atas terpilihnya 2 siswa yang telah membanggakan banyak pihak tersebut.

Terutama orangtua dan keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah tempat keduanya berdomisili.

“Ini melalui proses seleksi yang begitu ketat dengan peserta lainnya yang berasal dari 17 kabupaten/kota se-Sultra. Prestasi ini harus dijadikan sebagai motivasi bagi ananda berdua untuk lebih berprestasi lagi ke depan,” katanya dikutip dari rilis Kominfo Sultra.

Prestasi yang telah mereka capai dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak sekolah lainnya di Sultra.

Baca juga: Daftar Nama 68 Anggota Paskibraka Nasional 2021 yang Dikukuhkan Presiden Jokowi

Gubernur mengharapkan keduanya harus mampu menunjukkan kualitas sebagai insan terpilih, beretika baik dan berbudi luhur, serta memiliki kualitas wawasan kebangsaan yang tinggi.

"Di pundak Ananda berdua tertitip harapan pemerintah daerah dan masyarakat Sultra akan harumnya nama baik Sultra di tingkat nasional. Untuk itu, dalam mengikuti pemusatan latihan, Ananda harus lebih serius, patuhi instruksi yang diberikan," jelas Ali Mazi.

"Tunjukkan kemampuan terbaikmu. Semoga ananda dapat mengharumkan nama baik Provinsi Sulawesi Tenggara," ujarnya menambahkan.

Kata Ali Mazi, pemerintah dan masyarakat Sultra mendoakan keduanya sukses saat bertugas dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2021 mendatang.

Gubernur juga secara khusus memberikan nasehat kepada keduanya.

Menurutnya, kesuksesan tersebut hanya dapat diraih dengan kedisiplinan, ketekunan, kerja keras secara konsisten dan kontinyu.

"Jadilah generasi masa depan yang maju dan unggul. Generasi bangsa yang sehat jasmani dan sehat rohani serta menjadi generasi bangsa yang memiliki integritas kepribadian yang baik, mental yang kokoh, ulet, tegar, dan pantang menyerah," katanya.

"Selalu memelihara rasa persaudaran dan kekompakan dengan sesama anak negeri Indonesia lainnya untuk berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra Trio Prasetio Prahasto, selaku ketua panitia pelepasan, mengungkapkan, kedua anggota paskibraka nasional utusan Sultra diseleksi dari 68 siswa SMA/ sederajat yang berasal dari 17 kabupaten/kota.

Tahapan seleksinya sesuai instruktur tim seleksi yang berasal dari Korem 143 Halu Oleo, Polda, Dinas Pendidikan, kantor wilayah Kementerian Agama, tenaga profesi, dan purna Paskibraka Sultra.(*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili/Muhammad Israjab)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved