Berita Kendari

Lima Fakta Kuli Bangunan di Kendari Nyamar Jadi Intel TNI Gadungan, Ingin Balas Dendam, Buronan KP3

Berikut lima fakta sorang pria yang bekerja sebagai kuli bangunan nyamar jadi anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI untuk mendapatkan penginapan

Editor: Laode Ari
Istimewa
Kolase foto saat seorang anggota TNI gadungan diamankan di Korem 143/Haluoleo dan diperiksa di Polsek Kemaraya Polres Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Berikut lima fakta seorang pria yang bekerja sebagai kuli bangunan nyamar jadi anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI untuk mendapatkan penginapan gratis.

Sebelumnya diberitakan, seorang pira bernama La Aco nekat mengaku sebagai anggota TNI gadungan di Kendari.

La Aco ditangkap atas kecurigaan masyarakat dengan gerak- gerik pelaku.

Bahkan warga yang curiga dan resah dengan tindakan La Aco meminta bantuan pihak Korem 143/Haluoleo untuk memastikan apakah pelaku dari anggota TNI atau bukan.

1. Nyamar Jadi Intel TNI

La Aco (38), mengelabui warga di sebuah penginapan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara dengan mengaku sebagai anggota Intelijen TNI.

Untuk meyakinkan penyamarannya, pelaku menggunakan atribut berupa kaos loreng bertuliskan TNI AD, menggunakan celana jeans, serta Kartu Tanda Anggota Peralatan Kodam atau KTA Paldam Papua sehingga terlihat layaknya Intel TNI sungguhan.

Namun, dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku hanya bekerja sebagai kuli bangunan.

Baca juga: Kuli Bangunan yang Nekat Jadi TNI Gadungan Mengaku Bawa Badik untuk Balas Dendam di Kendari

"Yang bersangkutan pakai atribut tentara dengan tujuan agar ditakuti oleh masyarakat,” ujar Pasi Intel Korem 143/Haluoleo, Mayor Inf Sundoyo.

2. Ingin dapat Penginapan Gratis

Bukan tanpa maksud, Pelaku yang bekerja sebagai kuli bangunan itu menyamar jadi TNI Gadungan.

Ternyata hal itu dilakukan agar bisa mendapat tempat tinggal gratis disebuah mess di Kota Kendari.

Bahkan saat berada di mess tersebut penjaganya sempat diancam oleh pelaku jika tak menuruti.

Hingga penjaga mess tersebut mengizinkan pelaku tinggal di tempat tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved