Breaking News:

Berita Konawe Utara

Polisi Tangkap 7 Warga di Konawe Utara Tengah Pesta Narkoba, Sita 1 Gram Sabu, Dibeli Rp1,8 Juta

Kepolisian Sektor atau Polsek Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus tujuh warga.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
Handover
Kepolisian Sektor atau Polsek Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap 7 warga yang tengah pesta narkoba, Senin (09/8/2021) kemarin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT - Kepolisian Sektor atau Polsek Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap 7 warga yang tengah pesta narkoba, Senin (09/8/2021) kemarin.

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum mengatakan, penangkapan tersebut bermula saat pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

Informasi tersebut terkait pesta narkoba di rumah warga berinisial R di Desa Landawe Utama, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konut.

"Dilakukan penggerebekan oleh personel Polsek Wiwirano, ditemukan sebanyak 7 orang telah melakukan pesta narkoba," kata AKBP Achmad Fathul Ulum melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/8/2021).

Saat petugas melakukan interogasi, barang haram tersebut didapat dari seseorang berinisial H Sebanyak 1 gram dengan harga Rp1,8 juta di Desa Lamonae Utama, Kecamatan Wiwirano.

Baca juga: Bupati Konawe Utara Bantu Bangun 30 Rumah Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Baca juga: Hendak Keluar Menelpon, Wanita di Konawe Utara Malah Temukan Suaminya Tewas Tergantung

Polisi mengamankan tujuh orang yang diduga pelaku, 1 sachet paket narkotika jenis sabu.

Kemudian, 1 unit bong (alat pengisap sabu), 1 buku tabungan BRI, 1 unit pipet, 3 unit dompet, 5 unit HP, 5 buah tusuk telinga, 6 bungkus rokok dengan berbagai merk, 6 buah korek api gas serta uang tunai sebanyak Rp60 ribu.

AKBP Achmad Fathul Ulum menegaskan, pihaknya akan terus memerangi narkoba dan membumihanguskan tempat-tempat yang disinyalir kerap digunakan baik peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, katanya, bandar akan ditumpas agar memutus rantai peredaran di wilayah hukum Polres Konawe Utara.

“Kita sikat. Tapi kita tidak dapat memerangi narkoba sendirian tanpa bantuan masyarakat, laporkan jika mengetahui ada transaksi atau orang menggunakan narkoba,” jelasnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved