Berita Muna

Warga Desa Kamosope Muna Keluhkan Pungutan Prona BPN hingga Rp1 Juta, Pakar Hukum: Indikasi Pungli

Pungutan program pengukuran tanah oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Muna, bahkan mencapai Rp1 juta.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Tribunnews.com
Sertifikat tanah. Warga Desa Kamosope Kecamatan Pasir Putih Kabupaten Muna keluhkan pungutan program pengukuran tanah oleh BPN mencapai Rp1 juta. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Kamosope, Rahmatia, bungkam mengenai pungutan prona BPN Kabupaten Muna.  

Ia sempat membalas pesan Whatsapp Messenger tribunnewssultra.com ketika memperkenalkan diri.

Namun ketika kami menanyakan soal pungutan prona BPN, Rahmatia bungkam.

Bahkan enggan mengangkat telepon dari wartawan.

Baca juga: Pungli di Kawasan Tambang, Kepala Desa di Konawe Utara Ditangkap Polisi, Rp46,3 Juta Disita

Dilain pihak, Pakar Hukum Sulawesi Tenggara, Anselmus R Masiku mengatakan, ada indikasi pungutan liar ( pungli ) saat warga membayar sejumlah uang kepada BNP Kabupaten Muna.

Ia menjelaskan, indikasi pungli itu nampak karena tidak adanya kwitansi juga besaran yang tidak wajar.

"Kemungkinan ada kesepakatan antara masyarakat saat rapat di desa. Tetapi kalau sudah besar begitu pembayarannya, itu indikasinya pungli," terang Anselmus. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved