Curhat TKW Sultra

TKW Asal Kendari Ngaku 'Dijual' di Arab Saudi, Disnakertrans Sultra Bakal Menyelidik

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi atau Disnakertrans Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah menindaklanjuti kasus TKW asal Kendari.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Kepala Disnakertrans Sultra, Laode Ali Haswandi mengaku sudah menerima laporkam TKW asal Kendari yang mnegaku di jual dan tak digaji di Arab Saudi. Saat ini pihaknya tengah menerima laporan kasus tersebut dan segera menindaklanjuti. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi atau Disnakertrans Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah menindaklanjuti kasus TKW asal Kendari.

Hal itu berkaitan dengan viralnya seorang perempuan yang mengaku tenaga kerja wanita atau TKW di Arab Saudi menumpahkan curahan hatinya.

Curhat perempuan bernama Asniar Binti Tasman yang berasal dari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tersebut diunggah melalui akun Facebook Cinta Cinta.

Pada unggahan yang kini viral itu, perempuan kelahiran Hudoa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra, tersebut mengaku 'dijual' di Arab Saudi.

Asniar juga mengaku dipaksa kerja tanpa gaji dan kini memohon pertolongan dari pihak terkait untuk memulangkannya ke Indonesia.

Baca juga: Posisi Asniar di Arab Saudi, TKW Asal Sulawesi Tenggara Dijual, Diancam Majikan, Kerja Tanpa Gaji

Kepala Disnakertrans Sultra, Laode Ali Haswandi mengatakan sebelumnya pihaknya diperintahkan oleh Gubernur Sultra Ali Mazi untuk melakukan langkah serta tindak lanjut terkait hal tersebut.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan BP2MI Sultra dan juga telah menghubungi pihak keluarga di Kendari," ucap Haswandi melalui pesan singkat Whatsapp, Minggu (8/8/2021).

Kepala Disnakertrans Sultra tersebut menyebut besok telah direncanakan bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) akan mengunjungi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut.

Perlu diketahui, untuk sementara PMI tersebut tidak tercatat secara resmi sebagai PMI asal Sultra.

"Kemungkinan dia berangkat secara ilegal," bebernya.

Namun terlepas dari keberangkatannya tersebut Haswandi mengatakan PMI tersebut harus tetap mendapatkan perlindungan.

"Selanjutnya kasus ini telah dilanjutkan kepada BP2MI pusat, kemudian akan dilanjutkan ke Kedutaan Besar (Kedubes) tempat PMI bekerja," jelasnya.

Dipaksa Kerja

Paspor dan visa perempuan bernama Asniar Binti Tasman yang berasal dari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengaku 'dijual' di Arab Saudi yang diunggah melalui akun Facebook Cinta Cinta.
Paspor dan visa perempuan bernama Asniar Binti Tasman yang berasal dari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengaku 'dijual' di Arab Saudi yang diunggah melalui akun Facebook Cinta Cinta. (Akun Facebook Cinta Cinta)

Viral seorang perempuan yang mengaku tenaga kerja wanita atau TKW di Arab Saudi menumpahkan curahan hatinya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved