Anak Usir Ibu di Buteng

Kompak, Warga di Buton Tengah Gotong-Royong Bangun Rumah untuk Nenek Diusir Anak Kandung

Pemerintah bersama warga setempat kompak bikin rumah untuk tempat tinggal Wa Binta. Nnenek diusir anak kandung di Buton Tengah, Sulawesi Tenggara

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
Warga Kelurahan Watolo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, gotong-royong membuatkan rumah untuk Wa Binta (79), seorang nenek yang diusir anak kandungnya dari rumah. 

"Jadi tiap hari itu ada yang bawakan makanan, ganti-gantian warga kampung," jelasnya.

Terpisah, seorang warga Lingkungan Pasar Baru, Azzahrah, mengatakan, di dalam rumah barunya Wa Binta hanya bisa merangkak untuk pindah dari sudut ke sudut.

Ia mengatakan, agar tidak kesepian anak-anak tetangga menemani Wa Binta kala tidur malam hari.

"Jadi kalau malam itu bergantian orang, anak muda, siswa SD dan SMP, tidur di rumah menemani (Wa Bunta)," jelasnya.

Wa Bunta sebelumnya tinggal di Desa Balo Bone, Kecamatan Mawasangka, selama kurang lebih tiga tahun.

Ia terpaksa pindah di Kelurahan Watolo karena rumahnya di Balo Bone dijual.

Namun harapan tak sesuai realita, anaknya yang tinggal di Kelurahan Watolo malah mengusir Wa Binta.

"Jadi itu dua orang anaknya, sama-sama perempuan. Satunya tinggal di Watolo ini, satunya lagi tinggal di Tapi-Tapi, Kabupaten Muna Barat," imbuh Azzahrah  . (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili) 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved