Breaking News:

Berita Kendari

Triwulan II 2021, Ekonomi di Sultra Tumbuh 3,31 Persen, Pertanian hingga Perikanan Paling Signifikan

Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Triwulan II 2021 mengalami kenaikan sebesar 3,31 persen dibanding triwulan I 2021.

Penulis: Sri Rahayu | Editor: Sitti Nurmalasari
BPS Sultra
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tenggara 2021 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada triwulan II 2021 mengalami kenaikan sebesar 3,31 persen dibanding triwulan I 2021.

Berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 12,93 persen.

Sedangkan, administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib mengalami pertumbuhan sebesar 10,04 persen.

"Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha, kecuali konstruksi dan pengadaan listrik dan gas," kata Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti melalui keterangan tertulis, Jumat (6/8/2021).

Sementara itu, lapangan usaha industri pengolahan dan perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 1,07 persen dan 3,36 persen.

Baca juga: Juli 2021, Sulawesi Tenggara Alami Inflasi 0,76 Persen Gabungan dari Kota Baubau dan Kota Kendari

Beberapa lapangan usaha lainnya yang juga tumbuh tinggi di antaranya jasa pendidikan sebesar 6,86 persen; jasa kesehatan sebesar 3,56 persen; dan pertambangan dan penggalian sebesar 3,37 persen.

Sementara itu, jika dilihat berdasarkan PDB pengeluaran ekonomi Indonesia triwulan II 2021 dibanding triwulan I 2021 tumbuh sebesar 3,31 persen.

Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang terkontraksi sebesar 2,69 persen.

Pada triwulan II 2021 ini, Pulau Sulawesi termasuk Provinsi Sultra memberi kontribusi secara spasial sebesar 6,88 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan kali ini, yang tumbuh sebesar 7,07 persen.

"Setelah setahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia, perbaikan perekonomian mulai terjadi di semua kelompok pulau tetapi dengan level pertumbuhan yang berbeda-beda," ujar Agnes. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved