Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Disperindag Sultra Ekspor 6 Komoditi ke 6 Negara, Raup Rp10 Triliun Selama Januari-Maret 2021

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara ( Disperindag Sultra) mengekspor 6 komoditi pada Januari hingga Maret 2021.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara ( Disperindag Sultra) mengekspor 6 komoditi pada Januari hingga Maret 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara ( Disperindag Sultra) mengekspor 6 komoditi pada Januari hingga Maret 2021.

Disperindag Sultra pun meraup Rp10,14 triliun dari hasil penjualan 6 komoditi ke 6 negara selama triwulan pertama 2021.

Kepala Seksi Fasilitasi Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sultra, Muh Yasser Tuwu mengatakan, 6 komoditi itu adalah ferro nikel/NPI, stainless steel, gurita beku, udang vennamei, pala dan kacang mete.

"Komoditi itu diekspor ke 6 negara tujuan, seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, China, India, dan Vietnam," kata Yasser saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger, Jumat (6/8/2021).

Yasser merinci, gurita beku diekspor ke Amerika Serikat dengan jumlah volume 73 ton dengan nilai 277 ribu dolar Amerika.

Selanjutnya, udang vennamei dan gurita beku diekspor ke Jepang sebanyak 128 ton dengan nilai 1 juta dolar Amerika.

Baca juga: Karantina Pertanian Kendari Genjot Ekspor Porang asal Konawe Kepulauan ke Luar Negeri

Baca juga: Tim Klinik Ekspor Sulawesi Tenggara Kirim 2.360 Ekor Ikan Hias ke Brunei Darussalam

Di Korea Selatan menjadi tujuan ekspor ferro nickel sebanyak 926 ton dengan nilai 3,4 juta dolar AS.

China tujuan ekspor komoditi ferro nikel/NPI, stainless steel dan pala dengan volume 457 ribu ton senilai 701 juta dolar Amerika.

Kemudian India dengan komoditi ferro nickel volume 6 ribu ton dengan nilai 18,8 juta dolar Amerika.

Negara terakhir adalah Vietnam mengimpor kacang mete sebanyak 48 ton dengan nilai 63 ribu dolar Amerika dari Sultra.

Yasser menyebut, pada Maret 2021 nilai ekspor Sultra sebesar 266 Juta dolar Amerika atau sebesar Rp3,7 triliun.

"Triwulan I (Januari-Maret) 2021 nilai ekspor Sultra mencapai 724 juta USD atau sebesar Rp10,14 triliun," jelasnya.

Apabila dibandingkan dengan 2020, terjadi peningkatan nilai ekspor pada 2021 triwulan pertama sebesar 124 persen.(*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved